PARKIR DI MALIOBORO : Jukir ABA Berharap Malioboro Bebas Kendaraan Bermesin Segera Direalisasikan

Tempat parkir gedung di jalan Abu Bakar Ali mulai ditempati untuk parkir sepeda motor yang akan menuju Jalan Malioboro, Senin (4/4/2016). (Gilang Jiwana/JIBI - Harian Jogja)
05 April 2017 12:55 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Parkir di Malioboro masih belum tertata sesuai aturan

Harianjogja.com, JOGJA -- Puluhan petugas parkir di Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali (ABA) mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja, Selasa (4/4/2017). Mereka mengeluhkan tidak adanya ketegasan dari Pemerintah Kota Jogja terkait parkir liar di sirip-sirip Malioboro.

Baca Juga : http://www.harianjogja.com/?p=807406">PARKIR DI MALIOBORO : Parkir Liar Masih Bertebaran, Jukir ABA Datangi DPRD

Akibat keberadaan parkir liar ini, sampai sekarang pendapatan petugas parkir hanya Rp30.000 per hari per kehadiran. Sementara itu Untuk tarif parkir TKP ABA, FKPP memberlakukan Rp3.000 untuk sekali parkir. Namun jika parkir diatas pukul 00.00 WIB, maka tarif parkir menjadi Rp5.000.

Koordinator Lapangan Forum Komunikasi Penata Parkir (FKPP) ABA, Aji Guntarto berharap pemerintah segera merealisasikan kawasan Malioboro bebas kendaraan bermesin sebagai bagian dari penataan Malioboro. Dalam audiensi yang diikuti sekitar 30 petugas parkir itu, Aji juga menuntut pengelolaan TKP ABA sepenuhnya dikelola petugas parkir seperti yang sudah dijanjikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat awal relokasi parkir dari Malioboro ke TKP ABA.

Sementara itu, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah tentang Retribusi Tempat Khusus Parkir, Christiana Agustin mengatakan segera menindaklanjuti aspirasi petugas parkir TKP ABA. Pihaknya menjadwalkan pemanggilan Dinas Perhubungan Kota Jogja dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jogja, hari ini.

"Kami ingin minta klarifikasi sejauh mana upaya penertiban parkir liar yang sudah dilakukan. Karena penertiban parkir liar janji Pemkot pascarelokasi parkir Malioboro," ujar Christiana yang biasa disapa Ana.