Kulonprogo Sediakan Rp6 Miliar untuk Pengadaan Komputer Sekolah

Para siswa kelas IX SMP Negeri 1 Galur mengikuti simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di ruang laboratorium komputer sekolah, Senin (25/4/2016). (Foto Istimewa - Dok.SMP Negeri 1 Galur)
03 Mei 2017 12:21 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menyediakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 sebesar nyaris Rp6 miliar

 
Harianjogja.com, KULONPROGO-Pemerintah Kabupaten Kulonprogo melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) berencana menyediakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 sebesar nyaris Rp6 miliar, untuk melakukan pengadaan komputer baru bagi sekolah-sekolah yang saat ini belum memiliki sarana dan prasarana komputer.

Kepala Disdikpora Kulonprogo, Sumarsana menyebutkan, sebetulnya pada saat ini juga sudah ada enam Sekolah Menengah Pertama (SMP) peserta UNBK 2017 mendapat bantuan komputer baru dari APBD, kapasitas sekolah dan bantuan dari pemerintah pusat.

Ia menambahkan, nantinya selain menggunakan dana APBD, Disdikpora sedianya juga menggunakan Dana Alokasi Khusus untuk memenuhi kebutuhan komputer ini.

Pengadaan tersebut dilakukan mengingat saat ini, dari total 79 SMP, baru sekitar 15 sekolah yang siap mengadakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara mandiri. Sedangkan sisanya harus menumpang di sekolah lain, sekalipun sekolah yang ditumpangi, memiliki jarak yang sangat jauh dari sekolah asal.

"Kami inginnya semua sekolah mendapatkan komputer baru itu. Hanya saja apabila tidak memungkinkan, maka kami akan memberikan prioritas kepada sekolah yang berada di pelosok," kata dia, Selasa (2/5/2017).

Lewat pengadaan ini ia berharap pada UNBK di tahun-tahun ke depannya, tidak ada lagi SMP yang melaksanakan UNBK dengan menumpang di sekolah lain, terlebih yang jaraknya jauh antara satu sekolah ke sekolah yang lainnya. Pengadaan komputer juga akan diikuti dengan jaringan yang memadai.