Ramadan, Stok BBM Siap Ditingkatkan

Ilustrasi pengisian bahan bakar minyak jenis Premium di SPBU. (Nurul Hidayat/JIBI - Bisnis)
22 Mei 2017 17:20 WIB Holy Kartika Nurwigati Jogja Share :

Stok bahan bakar minyak dipastikan aman selama bulan Ramadan dan perayaan Lebaran

 
Harianjogja.com, JOGJA-Stok bahan bakar minyak dipastikan aman selama bulan Ramadan dan perayaan Lebaran. Premium ditingkatkan hingga 15% dari konsumsi harian.

Area Manager Communication & Relation Pertamina Jawa Bagian Tengah, Andar Titi Lestari mengatakan Pertamina telah menyiapkan stok tambahan yang bervariasi di setiap daerah.

Rata-rata kenaikan untuk bahan bakar jenis gasolin seperti premium dan pertamax series naik sekitar 21%. Sedangkan untuk gasoil seperti solar, bio solar dan pertamina dex series mengalami penurunan sekitar 2%.

"Namun untuk sisi BBM, yakni Pertamina Dex dan Dexlite akan mengalami kenaikan 100 persen, sedangkan pada produk gas LPG mengalami kenaikan luma sampai sepuluh persen dibandingkan rata-rata konsumsi harian di 2017," ujar Andar, Minggu (21/5/2017).

Kenaikan konsumsi BBM dan LPG pada Ramadan dan Lebaran, ungkap Retail Fuel Marketing Manager MOR IV, Iin Febrian, merupakan kondisi yang wajar, terutama jelang arus mudik dan arus balik. Iin mengatakan beberapa varian bahan bakar telah siap untuk ditingkatkan dari stok normal harian.

Salah satunya untuk produk premium yang ditingkatkan sebesar 15% dari stok normal harian. Sedangkan untuk produk unggulan Pertamina, Pertalite, stok harian untuk produk ini biasanya sekitar 5.824 kiloliter.

"Menghadapi antisipasi peningkatan permintaan, Pertalite dinaikkan stoknya hingga 25 persen, pertamax plus naik 20 persen dan pertamina dex dan dexilite yang disiapkan kenaikannya hingga 100 persen," papar Iin.

Untuk memastikan pasokan bahan bakar ini aman di wilayah Jawa Tengah dan DIY, Pertamina akan membetuk satuan tugas yang dibentuk untuk memonitor stok BBM dan LPG secara komperhensif. Satgas tersebut akan mulai diterjunkan pada H-15 hingga H+15 Idul Fitri.

Strategi pembentukan Satgas juga diperkuat dengan dibentuknya SPBU dan SPBE kantong yang tersebar di berbagai lokasi, guna memperpendek jarak tempuh mobil tangki.