Krisis Air Bersih Melanda 17 Kapanewon Gunungkidul, 5.100 Tangki Disiapkan
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Proses validasi data masih berlangsung.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diperuntukan bagi warga tidak mampu alias miskin di Gunungkidul sepertinya akan molor dari jadwal yang telah ditentukan. Hal itu disebabkan karena hingga saat ini masih berlangsung proses validasi penerima bantuan.
Seharusnya, jika mengacu pada jadwal pelaksanaan bantuan di Gunungkidul dilakukan mulai Februari. Namun memasuki awal bulan ini belum ada tanda-tanda akan terlaksana.
Kepala Dinas Sosial Gunungkidul Siwi Iriyanti mengatakan, BNPT akan diberikan kepada 88.267 keluarga. Rencananya setiap bulannya keluarga penerima manfaat mendapat jatah sebesar Rp110.000 untuk ditukarkan beras dan telur di gerai rumah pangan kita atau agen pangan yang telah menjalin kerja sama dalam penyaluran bantuan.
“Jatah ini [uang Rp110.000] akan masuk ke rekening penerima manfaat yang nantinya digunakan untuk mengambil bantuan,” kata Siwi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (1/2/2018).
Menurut dia, untuk pelaksanaan program seharusnya dilakukan mulai Februari. Namun, sambung Siwi, pihaknya masih menunggu arahan dari Pusat terkait dengan pelaksanaan. “Kami masih menunggu instruksi lebih lanjut. Sedang saat ini juga masih berlangsung persiapan untuk pelaksanaan program,” katanya.
Mantan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi ini menambahkan persiapan yang dilakukan selain menyiapkan berbagai fasilitas pelaksaan progam, juga sedang melakukan validasi data penerima manfaat. Proses pencocokan data bertujuan agar penerima bantuan tepat sasaran. “Ini [validasi] juga berfungsi untuk mengetahui apakah ada penerima yang sudah meninggal atau dobel. Jika ada temuan seperti itu, maka kuota yang ada bisa dipindahkan ke warga lain yang membutuhkan,” katanya lagi.
Hal yang sama diungkapkan oleh Kepala Sub Bagian Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Bagian Kesra, Setda Gunungkidul Suyono. Menurut dia, proses verifikasi data penerima manfaat masih berlangsung. Selain itu, Bank Mandiri selaku bank yang ditunjuk pemerintah sebagai pelaksana program juga masih melakukan verifikasi terhadap agen pangan yang jadi penyalur bantuan. “Ya kalau melihat dalam tahapan ini, maka kemungkinan besar program belum bisa dimulai tepat waktu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 18 September 2026 melayani 24 perjalanan rute Stasiun Tugu-YIA PP. Cek jam keberangkatan dan waktu tempuhnya.
Forum Warek Akademik Perguruan Tinggi se-Indonesia 2026 di Unhas fokus membahas mitigasi kecurangan SNPMB dan empat isu strategis.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 18 September 2026 beserta lokasi Satpas, Syarat perpanjangan SIM A dan SIM C aktif agar tak antre.
Mentan Amran Sulaiman instruksikan Bapanas tindak tegas beras fortifikasi melanggar aturan. DPR dukung pencabutan izin usaha pelaku.
Jadwal SIM Keliling Ditlantas Polda Jogja Jumat 18 September 2026 di Berbah Sleman. Cek lokasi, syarat BPJS Kesehatan, dan biaya PNBP.