Sri Sultan Dorong Jamsostek Menjangkau Pedagang Kecil dan Pekerja Informal di DIY
Sri Sultan mendorong Jamsostek menjangkau pedagang kecil, UMKM, pekerja informal hingga pekerja harian di DIY.
Ratusan orang berjaket hijau Go-Jek terlihat berkumpul di pelataran Masjid pada Selasa (27/2/2018) pagi.
Harianjogja.com, SLEMAN- Ada pemandangan berbeda di Masjid Pathok Negoro Plosokuning. Ratusan orang berjaket hijau Go-Jek terlihat berkumpul di pelataran Masjid pada Selasa (27/2/2018) pagi.
Tak seperti biasanya, para mitra Go-Jek tersebut tidak sedang mengambil orderan. ?
Mitra driver Go-Jek dan mitra dari Go-Life yaitu dari Go-Clean berjumlah 100 orang melakukan bersih-bersih Masjid Pathok Negoro Plosokuning, Ngaglik.
Masjid itu dibangun pada 1724 silam oleh Kyai Mursodo. Kyai Mursodo merupakan anak dari saudara Sri Sultan Hamengku Buwono I. Dahulu selain tempat ibadah umat Islam, masjid ini juga berfungsi untuk tempat pengadilan serta penyebaran agama Islam. Saat ini Masjid Pathok Negoro Plosokuning selalu ramai dengan jamaah saat waktu sholat tiba.
Delly Nugraha VP GO-JEK Regional Central Java & DIY menyatakan inisiatif bersih-besih ini berasal dari mitra driver area Sleman yang kemudian disambut baik oleh Go-Jek.
“Para mitra dan talent kami memiliki ide untuk membersihkan serta mengecat masjid sebagai rasa kepedulian terhadap salah satu bangunan bersejarah di DIY. Ide ini kami sambut baik dan tentunya kami apresiasi,” tutur Delly.
Go-Jek sebagai perusahaan yang memiliki misi untuk memberikan dampak sosial kepada masyarakat, lanjut Delly, selalu mendukung inisiatif yang memberikan dampak positif kepada masyarakat, seperti kegiatan bersih-bersih masjid kali ini.
Harapannya dengan kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk senantiasa menjaga dan melestarikan bangunan-bangunan bersejarah di DIY.
Salah satu mitra driver Go-Jek yang ikut serta dalam kegiatan ini, Istanto mengungkapkan “Masjid ini menjadi bagian dari sejarah Jogja. Awalnya kami komunitas driver Go-Jek Sleman Sembada ingin berkontribusi dalam merawat masjid ini sebagai salah satu situs bangunan bersejarah. Ternyata dari kantor menyambut baik ide kami ini.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan mendorong Jamsostek menjangkau pedagang kecil, UMKM, pekerja informal hingga pekerja harian di DIY.
Mahasiswa UMY, UII, UGM, dan HMI berunjuk rasa di DPRD DIY, Malioboro, untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Koperasi Merah Putih Tamanmartani di Sleman memiliki 1.118 anggota dan menggandeng 109 pedagang kelontong untuk memasok sembako.
BPBD Sleman memperkuat mitigasi bencana Merapi melalui perbaikan jalur evakuasi, penambahan EWS, edukasi warga, dan simulasi rutin.
Karhutla dan kabut asap memaksa Isenmulang Kalteng FC menjamu Java United di Stadion Maguwoharjo. Kick-off pukul 15.30 WIB.
Dua tahun Prabowo-Gibran, pekerja informal mencapai 87,88 juta orang dan PHK menembus 63.789 orang sepanjang Januari-September 2026.