Advertisement
Djaka Lelana, Kabid Bina Marga DPUPK Gunungkidul Berpulang
Djaka Lelana - Ist/Pemkab Gunungkidul
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kabar duka menyelimuti lingkungan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Gunungkidul. Kepala Bidang Bina Marga DPUKP Gunungkidul Djaka Lelana meninggal dunia pada Senin (23/4/2018) sore.
Sebagaimana informasi yang beredar, sebelumnya almarhum diketahui pingsan di ruang kerjanya. Meski sempat dilarikan ke RSUD Wonosari, tetapi lantaran kondisi memburuk, almarhum dinyatakan meninggal dunia pada pukul 16.30 WIB.
Advertisement
Kepala DPUPKP Gunungkidul Eddy Praptono mengugkapkan, dari informasi dokter RSUD Wonosari yang menangani almarhum, almarhum meninggal karena serangan jantung. "Pak Djaka meninggal setelah satu jam berselang usai dilarikan ke RSUD oleh rekan-rekan di kantor," katanya, Selasa (24/4/2018).
Sebelumnya, almarhum terlihat masih bekerja seperti hari-hari biasa. Bahkan ia masih sempat menggarap berbagai pekerjaan di kantornya. Namun, beberapa saat kemudian almarhum tiba-tiba lemas dan pingsan.
BACA JUGA
Meninggalnya Djaka merupakan kehilangan besar bagi DPUPK Gunungkidul. Pasalnya menurut Eddy selama hidupnya, almarhum dikenal sebagai pekerja keras dan berdedikasi dalam menjalankan tugasnya.
Sementara itu untuk saat ini jenazah sudah berada di rumah duka di Suryodiningratan, Kecamatan Mantrijeron, Jogja. Almarhum dimakamkan Selasa (24/4/2018) di TPU Ngrawu, Suryodiningratan pada pukul 14.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Istana Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet Merah Putih
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- Sampah Pasar Jogja Menggunung, Disdag Perkuat Pengolahan Mandiri
- Penyakit VTE Jadi Silent Killer, Guru Besar UGM Ingatkan Deteksi Dini
- Gempa Susulan DIY 14 Kali, BMKG Tegaskan Aktivitas Sesar Opak Melemah
- Pengamat Politik Nilai Informasi Hibah Raudi Lazim Secara Kelembagaan
- Capaian IKD Kulonprogo Masih 6 Persen, Keterbatasan Gawai Jadi Kendala
Advertisement
Advertisement



