Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Lava tor Merapi/JIBI
Harianjogja.com SLEMAN—Bupati Sleman, Sri Purnomo, memperingatkan agar komunitas jip, baik di Lava Tour Merapi maupun di Tebing Breksi dapat memperhatikan faktor keselamatan. Menurutnya potensi jip sebagai sarana pariwisata sangat digandrungi wisatawan sehingga tidak boleh melupakan faktor keselamatan.
Bupati mengatakan potensi pariwisata yang tinggi di Sleman salah satunya ditunjang sarana yang memadai. Menurutnya, sampai 2017 sudah ada 7,2 juta kunjungan wisatawan di Sleman. "Tahun ini kami menargetkan delapan juta kunjungan wisatawan," katanya dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sleman, Senin (30/4/2018).
Menurut Sri Purnomo, salah satu objek wisata yang banyak digandrungi yaitu wisata Lava Tour Merapi menggunakan jip. "Potensinya cukup menjanjikan, sampai saat ini sudah ada 870 jip yang bernaung di bawah 30 pengelola," ujarnya.
Bupati mengatakan meskipun potensinya menjanjikan, pengelola jangan sampai melupakan faktor keselamatan. "Dulu ketika ada yang meninggal dunia karena kecelakaan, pengelola langsung kami kumpulkan. Oleh karena itu keamanan harus benar-benar ditingkatkan, standardisasi kelayakan juga harus ditingkatkan," katanya.
Menurutnya, jangan sampai ada sopir pemula yang tidak memenuhi standar layak ikut menjadi pengemudi jip. Hal ini sangat penting karena berdasar data, kecelakaan yang melibatkan jip wisata terjadi karena human error atau kesalahan sopir. "Pengelola harus benar-benar melihat apakah sopir yang ada sudah baik apa belum, ini sebagai bagian dari melayani tamu," kata Sri Purnomo.
Sekretaris Komunitas Merapi Jeep Tourism 86, Fitriadi, mengatakan beberapa arahan dari Bupati Sleman sudah diaplikasikan di komunitasnya. "Poin-poin yang disampaikan sudah menjadi standardisasi komunitas jip pada umumnya. Kami memiliki program pelatihan untuk mengetes sopir baru," katanya, Senin.
Fitriadi mengatakan yang dilakukannya saat ini yaitu meminimalisir terjadinya human error dengan terus mengawasi kecakapan sopir. "Di komunitas kami ada standar usia untuk sopir jip, minimal 17 tahun baru bisa menjadi sopir dan harus memiliki SIM," ujarnya.
Untuk jalur yang akan ditetapkan berdasarkan arahan Bupati Sleman, Fitriadi menyatakan hal itu perlu dikordinasikan lagi dengan para pengelola jip wisata lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Selasa 25 Agustus 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
BPS DIY menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN, mekanisme pemeringkatan, serta cara warga mengajukan pemutakhiran data.
Okupansi hotel DIY naik 5%-15% selama libur Maulid Nabi 2026. Asita juga mencatat permintaan perjalanan wisata naik sekitar 5%.