900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Tujuh ambulans senilai Rp1,65 miliar segera dibagikan ke tujuh Puskesmas di Jogja./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA-Sejumlah puskesmas yang belum memiliki ambulans segera mendapatkan armada tersebut. Ambulans baru tersebut dilengkapai dengan life saving untuk penanganan awal kegawatdaruratan.
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Jogja Agus Sudrajat menjelaskan, ambulans baru ini tidak hanya sekadar berfungsi untuk transportasi pasien tetapi sudah dilengkapi dengan peralatan life saving.
Tahun ini terdapat tujuh ambulans baru yang akan dibagikan ke sejumlah Puskesmas. Meliputi Puskesmas Umbulharjo, Kotagede I, Pakualaman, Gondomanan, Wirobrajan, Mantrijeron dan Danurejan II.
Dijelaskan Agus, pemberian armada tersebut erat kaitannya dengan momentum puasa dan libur lebaran. Menurutnya saat kedua momentum tersebut Jogja banyak dikunjungi warga dari luar kota.
"Meskipun sudah ada layanan kegawatdaruratan melalui YES 118 atau PSC 119, keberadaan ambulans di masing-masing Puskesmas penting untuk memberikan pelayanan kesehatan hingga ke wilayah," katanya kepada wartawan, Senin (14/5/2018).
Diakuinya, banyak ambulans di Puskesmas yang berusia cukup tua karena menggunakan kendaraan yang diproduksi pada 2010. Dinkes tetap mengupayakan ada penggantian armada secara bertahap. Termasuk juga melengkapi fungsi armada tersebut.
"Sebelum mengganti kami akanlakukan kajian terlebih dulu dan melihat kondisi ambulans. Yang jelas tujuan utamanya adalah masyarakat selalu bisa memperoleh layanan kesehatan yang maksimal," katanya.
Dia mengatakan selama ini hanya Puskesmas Tegalrejo dan Jetis, yang memiliki ambulans dengan peralatan yang lebih baik. Alasannya, kedua puskesmas tersebut menyelenggarakan layanan rawat inap persalinan.
"Kami menganggarkan dana sekitar Rp1,65 miliar untuk pengadaan ambulans bagi puskesmas. Tahun depan hanya tersisa lima dari 18 Puskesmas yang belum memiliki ambulans," katanya.
Kepala Dinkes Jogja Fita Yulia Kisworini berharap distribusi ambulans baru tersebut dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di masyarakat. Sekaligus untuk memperkuat kegawatdaruratan atau PSC 119.
"Kami berharap mobil ambulans ini bisa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ke masyarakat agar semakin baik. Terutama, untuk memberikan pertolongan pertama kedaruratan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 27 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.