Menara ATC Setinggi 40 Meter Segera Dibangun di NYIA

Satu unit alat berat mengumpulkan sampah bekas land clearing di atas IPL NYIA untuk dibuang, beberapa waktu lalu. - Dok
25 November 2018 20:15 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Pelaksana proyek pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) akan bersiap membangun menara pemandu lalu lintas udara atau Air Traffic Controller (ATC) dalam waktu dekat. Pimpinan Proyek Pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I (PT AP I), Taochid Purnama Hadi, mengatakan menara akan dibangun dekat gedung administrasi dengan ketinggian sekitar 40 meter. Saat ini pelaksana proyek terus melakukan pembangunan secara bersamaan, baik di airside (sisi udara) maupun landside (sisi darat).

"Untuk di sisi darat antara lain bangunan terminal, gedung administrasi dan perkantoran, bangunan pembangkit daya, aksesibilitas, drainase, dan lain-lain. Semua dikerjakan bersamaan," kata dia, Minggu (25/11/2018).

Dalam persentase ia menyebut progres pekerjaan di lapangan sudah mencapai 10%. Dengan semakin sempitnya waktu tersisa, pelaksana proyek tetap optimistis dapat mengejar target NYIA beroperasi mulai April 2019. Apalagi, pekerjaan dilakukan selama 24 jam tanpa henti. Taochid mengungkapkan, jajarannya menambah peralatan dan akan terus meningkatkan jumlah pekerja di lapangan. Saat ini ada sekitar 2.000 pekerja, dan diperkirakan pada awal Desember 2018 akan ada lebih dari 4.000 pekerja. Jumlah pekerja akan terus bertambah menyesuaikan volume pekerjaan yang juga terus meningkat. "Semoga tidak ada kendala berarti," tuturnya.

General Manager PT Pembangunan Perumahan-KSO NYIA, Andek Prabowo, optimistis dapat mencapai target pekerjaan pada April 2019 tercapai. Pasalnya, di masing-masing sektor pekerjaan diterapkan sistem kerja paralel.

Juru Bicara Proyek Pembangunan NYIA, Agus Pandu Purnama, mengatakan pada tahap awal bandara baru di Kulonprogo akan dijadikan markas penerbangan Internasional yang dipindahkan dari Bandara Adisutjipto. Bandara Adisutjipto, menurutnya, hanya akan melayani penerbangan domestik dan sebagian penerbangan juga turut dipindahkan ke NYIA.

"Pada November-Desember 2018 kami mulai melakukan komunikasi dengan sejumlah perusahaan maskapai penerbangan asing untuk slot penerbangan langsung melalui NYIA ke berbagai negara agar ketika mulai beroperasi nanti, jadwal penerbangan Internasional di NYIA sudah siap," katanya, Minggu.