Diterjang Badai Cempaka Tahun Lalu, Jembatan Ponjong Diperbaiki Tahun Ini

Kondisi perbaikan dan pembangunan Jembatan Jelok di Dusun Jelok, Beji, Patuk, Gunungkidul. - Ist/Dok warga
31 Januari 2019 08:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Jembatan Ponjong yang menghubungkan Desa Ponjong dengan Desa Pokcucak yang hancur diterjang badai cempaka pada 2017 akan segera dibangun pada tahun ini. Jembatan ini nantinya akan dibangun dengan bentang lima meter dan panjang tujuh meter.

Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan DPUPRKP Gunungkidul, Ashari Nurkholis mengatakan anggaran yang dibutuhkan untuk membangun jembatan tersebut kurang lebih Rp425 juta. Anggaran tersebut berasal dari APBD Gunungkidul 2019.

"Anggarannya baru ada tahun ini jadi baru bisa kami bangun," kata Ashari, Rabu (30/1/2019)

Lebih lanjut, dia menjelaskan waktu yang diperlukan untuk mengerjakan jembatan itu 120 hari kalender. Sekadar diketahui, lima dari tujuh jembatan di Kabupaten Gunungkidul pasca bencana banjir badai siklon tropis cempaka tahun 2017 telah selesai dibangun kembali.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPRKP) Kabupaten Gunungkidul, Agustinus Setyo Koordijanto menjelaskan, kelima jembatan tersebut tersebar di wilayah kecamatan se-Gunungkidul.

Pada 2018 yang lalu, pihaknya mengeluarkan anggaran Rp5,7 miliar untuk perbaikan pasca bencana, baik berupa jalan dan jembatan. Untuk jembatan ada lima titik dan sudah selesai yaitu, jembatan Asem Lulang, jembatan Siraman, jembatan Kali Tekuk, jembatan Bonjing dan jembatan Sokoliman.