Jembatan Permanen Gangin Dibangun Tahun Ini

Ilustrasi jembatan jebol - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
14 Februari 2019 09:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Pemerintah Kabupaten Bantul sudah menyiapkan anggaran lebih dari Rp2 miliar untuk membangun jembatan permanen di Jalan Raya Bibis, Gangin, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Jembatan itu putus dihantam badai Cempaka pada November 2017 lalu.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Bantul, Eko Budi Santoso mengatakan pembangunan jembatan Jalan Raya Bibis sebenarnya sudah diusahakan sejak tahun lalu, namun karena keterbatasan anggaran sehingga baru dianggarkan tahun ini.

"Target akhir tahun ini mudah-mudahan jembatan di Gangin sudah terbangun. Bukan jembatan sementara lagi tapi jembatan permanen," kata Eko, di kantornya, Rabu (13/2/2019) siang.

"Anggarannya sudah ada Rp2 miliar lebih," lanjut dia.

Saat ini pihaknya tengah menyusun dokumen untuk memasukkan proyek pembangunan jembatan tersebut dalam lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP). Nantinya jembatan Gangin akan dibangun di tempat semula dengan panjang sekitar 30 meter dan lebar sekitar tujuh meter.

Sementara ini selama jembatan permanen belum terbangun, masyarakat masih bisa memanfaatkan jembatan sementara atau jembatan bailey yang terbuat dari baja dan lempengan logam. Eko mengatakan jembatan sementara itu merupakan jembatan milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY.

Jembatan portabel itu dipinjam oleh Pemkab Bantul dengan jangka waktu peminjaman selama dua tahun sejak September 2018. Setelah selesai masa pinjaman, kerangka jembatan akan diambil kembali oleh BPBD DIY, "Tapi kalau jembatan permanen belum terbangun kami akan mengajukan perpanjangan peminjaman," ujar Eko.

Disinggung soal jembatan bailey jebol setelah dilewati truk bermuatan pasir, Eko mengaku sudah mengetahuinya. Ia merasa geram karena truk bisa lewat padahal saat pemasangan jembatan pada September lalu, ia mengaku sudah memasang portal dan rambu pengumuman bahwa mobil ukuran besar tidak bisa melintas.

Ia tidak mengetahui namun kemungkinan rambu dan portal sudah dicopot. Eko meminta warga setempat untuk ikut menjaganya. Karena jembatan itu merupakan jembatan pinjaman yang harus dikembalikan lagi. Selain itu juga dapat membahayakan jika dilintasi kendaraan bertonase di atas tiga ton.

Jembatan Gangin di Jalan Raya Bibis merupakan akses utama dari Tirtonirmolo-Bangunjiwo Kasihan atau Kasihan menuju Pajangan dan Sedayu. Selain lewat Jalan Raya Bibis, pengendara bisa berputar jauh melewati Kasongan atau lewat belakang kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), namun jaraknya terlalu jauh.

Eko menegaskan jembatan permanen yang akan dibangun nanti mampu menahan beban lebih dari 10 ton. Selain jembatan Ganing, tahun ini Dinas PUPKP Bantul juga berencana membangun jembatan di Jarakan, Panggungharjo, Sewon, dan jembatan di Mangir, Sendangsari, Pajangan.

Yudi, warga Ganing mengatakan jembatan di Jalar Raya Bibis sudah bisa dilewati kembali setelah diperbiki selama sehari. Proses perbaikan dilakukan oleh warga dan pemilik truk bermuatan pasir yang menjadi penyebab rusaknya jembatan tersebut, "Sudah bisa dilewati, sudah ramai," kata dia.

Menurut Yudi Jalan Raya Bibis menjadi jalur favorit dan semakin hari semakin ramai sehingga pembangunan jembatan permanen perlu segera dibangun.