DPAD DIY Ajak Kawula Muda Berwirausaha sejak Dini

Warga menyimak paparan narasumber dalam kegiatan bedah buku berjudul Berwirausaha Cerdas Inspirasi bagi Kaum Muda karya Rintan BR Saragih di Balai Desa Kulur, Kecamatan Temon, Kamis (21/2/2019).-Harian Jogja - Jalu Rahman Dewantara
22 Februari 2019 06:00 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY mengajak masyarakat, khususnya kawula muda, untuk berwirausaha sejak dini. Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan bedah buku di Balai Desa Kulur, Kecamatan Temon, Kamis (21/2/2019).

Dalam kegiatan ini, buku yang dibedah berjudul Berwirausaha Cerdas Inspirasi bagi Kaum Muda karya Rintan BR Saragih. Buku setebal hampir 100 halaman itu berisi motivasi untuk memulai berwirausaha. Terdapat tips dan trik menjadi pengusaha dalam buku itu.

Kepala Seksi Pengembangan Minat dan Budaya Baca DPAD DIY Aris Wiryanto mengungkapkan kegiatan bedah buku tersebut diharapkan mampu melahirkan wirausahawan muda di masyarakat, khususnya di Kulur.

Menurut dia, semakin banyak usahawan maka berpotensi meningkatkan perekonomian rakyat desa setempat. “Harapannya semoga buku ini dibaca masyarakat Kulur, supaya bisa terinsipirasi agar dapat melangsungkan usaha mulai dari sekarang,” ungkapnya seusai acara, Kamis.

Aris memaparkan kegiatan ini juga sebagai upaya jawatannya untuk meningkatkan minat baca di masyarakat. Dia menjelaskan berdasarkan kajian Perpusnas 2018, budaya minat baca di DIY mengalami peningkatan.

Saat ini dari 1.000 warga DIY, terdapat 47 orang yang memiliki kegemaran membaca. Lebih baik dibandingkan dengan tingkat nasional yang hanya satu orang dari 1.000 orang.

Editor buku Berwirausaha Cerdas Inspirasi bagi Kaum Muda dari Penerbit Graha Ilmu, Aditya Kurniawan, mengatakan masyarakat Kulonprogo memiliki potensi cukup besar untuk mengembangkan usaha karena kabupaten berjuluk Bumi Binangun itu sedang mengalami fase kemajuan.

“Saya kira mulai dari usaha mikro seperti kuliner dan jasa bisa dikembangkan. Tentunya dengan membaca buku ini bisa mendorong masyarakat untuk membuka usaha,” ujarnya.
Aditya berharap dengan pertumbuhan Kulonprogo yang kian pesat maka warga lokal bisa memiliki produk karya sendiri untuk dipasarkan kepada masyarakat luas.