Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Ilustrasi surat suara./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Bawaslu Gunungkidul menerima laporan kekurangan surat suara sebanyak 1.044 lembar. Kekurangan ini terjadi di sejumlah TPS yang tersebar di sepuluh kecamatan.
Anggota Bawaslu Gunungkidul, Sudarmanto mengatakan, secara umum pelaksanaan pemilihan berjalan dengan lancar. Namun demikian, di dalam penyelenggaraan ada temuan kekurangan surat suara dikarenakan distribusi yang belum merata.
Berdasarkan laporan yang diterima, kekurangan terjadi di sejumlah TPS yang berlokasi di sepuluh kecamatan. Total kekurangan suara ini merata mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, DPD dan Pilpres. “Direkap semua ada 1.044 surat suara yang kekurangan,” kata Sudarmanto kepada wartawan, Rabu (17/4/2019) siang.
Menurut dia, meski ada kekurangan surat suara semua sudah terkondisikan dan tidak mengganggu jalannya pemilihan. Sudarmanto mengatakan, kekurangan ini diambilkan dari TPS yang memiliki kelebihan surat suara. “Tidak sampai menimbulkan penundaan karena pencoblosan tetap dilaksanakan,” ungkapnya.
Anggota KPU Gunungkidul, Andang Nugroho saat dikonfirmasi berkaitan dengan kekurangan surat suara mengatakan, pihaknya sudah melakukan antisipasi. Menurut dia, kekurangan sangat mungkin terjadi, namun kekurangan ini bisa ditutupi dengan diambilkan ke TPS terdekat yang memiliki kelebihan surat suara. “Jadi pemilihan tetap berjalan,” katanya.
Guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan dalam proses pemindahan surat suara dari satu TPS ke TPS lain, kata Andang, pelaksanaan harus dituangkan dalam berita acara sehingga ada bukti pelimpahan surat suara antar TPS. “Harus tertuang dalam berita acara. Yang jelas, asalkan masih satu dapil, maka apabila ada kekurangan surat suara di suatu TPS bisa diambilkan kelebihan di TPS yang terdekat,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.