Akhirnya, Seluruh Desa Telah Tuntaskan SK PPID

Penyampaian materi dalam Sosialisasi Standar Layanan Informasi Publik (SLIP) Desa di Balai Desa Kedundang, Kecamatan Temon, Selasa (26/3). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
23 April 2019 13:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, WATES--Seluruh desa di Kulonprogo akhirnya telah mengumpulkan surat keputusan (SK) kepala desa ihwal pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulonprogo.

"Sekarang sudah komplit, terakhir yang mengumpulkan Desa Glagah pas Senin sore kemarin," ujar Kepala Seksi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kulonprogo, Heri Widada, Selasa (23/4/2019).

Heri menyatakan dengan dikumpulkannya seluruh SK ini, maka tahap selanjutnya yakni sosialisasi pembuatan PPID, meliputi pembahasan SOP dan pengelolaan konten web desa. Namun demikian pelaksanaan secara penuh PPID kemungkinan tidak bisa dilangsungkan tahun ini. Pasalnya tahapan sosialisasi membutuhkan waktu yang panjang.

"Karena memang tujuan pertama kami agar pemerintah desa punya dasar hukum dulu, kalau sudah menyeluruh nanti bertahap hingga ke pengoperasian," kata Heri.

Sekretaris Diskominfo Kulonprogo, Heri Darmawan mengatakan untuk menunjang pelaksanaan PPID, seluruh desa akan mendapat bantuan bandwidth dari Diskominfo DIY. Bantuan tersebut dicairkan dari dana keistimewaan. Saat ini pihaknya masih melakukan tahap lelang sebelum desa menerima bantuan.

Heri mengatakan beberapa kantor pemerintah desa di Kulonprogo sebenarnya telah memiliki jaringan internet. Salah satunya Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih. Bahkan di desa tersebut internet telah masuk ke dusun.

"Tapi meski begitu mereka tetap akan dapat bantuan ini, namun penggunaannya hanya khusus untuk menunjang PPID," ucapnya.