Kasus Kekerasan Anak di Gunungkidul Capai 50 hingga Juli
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Suasana Rapat Paripurna DPRD Gunungkidul, Senin (16/7/2018). /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Tahap rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019 masih terus dilakukan. Namun demikian, masing-masing partai politik (parpol) sudah memiliki gambaran jumlah perwakilan kursi DPRD Gunungkidul periode 2019-2024.
Hasil perhitungan sementara, PDI Perjuangan diprediksi akan memperoleh suara terbanyak di pemilu tahun ini dengan 10 kursi. Meski demikian, jumlah wakil partai berlambang banteng moncong putih diperkirakan turundibanding Pemilu 2014 yang mendapatkan 11 kursi.
Penurunan kursi juga berpotensi terjadi di partai lain seperti Partai Amanat Nasional (PAN), Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Demokrat dan Gerindra. Pil pahit juga harus dirasakan Partai Hanura karena di 2014 berhasil mengirimkan satu wakilnya duduk di kursi DPRD, untuk tahun ini harus rela menyerahkan kursinya kepada partai lain. Kejutan justru disuguhkan Partai Masdem yang meraih jumlah cukup banyak. Dari dua wakil di Pemilu 2014, pada pesta demokrasio tahun ini Nasdem sukses meraih sembilan kursi. Untuk PKB juga ada kenaikan dari tiga menjadi empat kursi.
Politikus PDI Perjuangan yang juga Ketua DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto, mengatakan jajarannya sudah menyelesaikan penghitungan internal dengan mengacu salinan hasil C1 yan dikumpulkan oleh para saksi. Dari hasil ini, ia optimistis partainya mengamankan 10 di DPRD Gunungkidul. “Minimal di setiap dapil memperoleh dua kursi,” kata Demas kepada Harian Jogja, Minggu (28/4/2019).
Menurut Demas, PDI Perjuangan masih berharap bisa memperoleh tambahan kursi lain sehingga capaian minimal bisa menyamai hasil Pemilu 2014 dengan 11 kursi. Namun Demas mengakui hal tersebut sulit terealisasi karena untuk meraih kursi ketiga di salah satu dapil sangat berat. Selain harus bersaing dengan partai lain, bilangan pembagi pemilih yang menentukan perolehan kursi ketiga lebih besar sehingga menambah berat dalam upaya menambah jumlah kursi.
“Misalnya di daerah pemilihan [dapil] satu dan tiga, kami berharap bisa memperoleh kursi ketiga. Tapi, ini juga harus bersaing dengan partai lain yang bilangan pembagi pemilih lebih ringan karena rata-rata baru meraih satu kursi menuju dua kursi,” katanya.
Politikus Partai Nasdem, Suharno, yakin partainya dapat mengamankan sembilan kursi Dewan. Menurut dia hasil ini meningkat signifikan jika dibandingkan dengan raihan di Pemilu 2014. “Yang dapat satu kursi hanya dapil empat, sedang dapil lainnya bisa memperoleh dua kursi,” katanya.
Meski optimistis dapat mengamankan sembilan kursi, Suharno masih akan menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU Gunungkidul. “Kami terus mengawal dan mudah-mudahan hasilnya tidak berbeda dengan raihan berdasarkan perhitungan internal partai,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ketua DPC PKB Gunungkidul, Sutiyo. Jika mengacu di perhitungan internal, PKB Gunungkidul minimal meraih empat kursi DPRD. Jumlah ini meningkat satu kursi dibandingkan dengan raihan di Pemilu 2014. “Sebenarnya kami berharap bisa mengamankan dua kursi di dapil 4, tapi berdasarkan perhitungan sepertinya kalah dengan PAN yang berhak mendapatkan kursi kedua,” katanya.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengaku tidak mempermasalahkan proses perhitungan oleh partai karena hal tersebut merupakan hak partai. Terlebih lagi, caleg maupun parpol juga ingin mengetahui hasil perolehan suara dalam pemilu. Meski demikian, dia menegaskan bahwa hasil perhitungan itu tidak bisa menjadi acuan pasti karena keputusan resmi masih menunggu selesainya rekapitulasi di tingkat kabupaten. “Nanti setelah perhitungan selesai akan terlihat berapa jumlah suara partai hingga sebaran kursi DPRD yang diperoleh masing-masing partai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Subaru membentuk divisi khusus mobil sport untuk menghidupkan kembali DNA performa yang selama ini identik dengan WRX STI. Penggemar kini menanti gebrakan besar
Timnas Indonesia menghadapi Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026. John Herdman dan Nadeo Argawinata optimistis Garuda mampu membuka turnamen dengan k
Meta resmi meluncurkan Facebook Verified, fitur verifikasi akun gratis melalui video selfie. Simak cara mendapatkan lencana verifikasi dan perbedaannya dengan M
Survei Coursera 2026 menunjukkan 97 persen perusahaan di Indonesia kini lebih mengutamakan keterampilan dibanding ijazah dalam merekrut karyawan entry level.
Nissan Leaf Nismo resmi meluncur di Jepang dengan fokus pada handling dan desain sporty, bukan peningkatan tenaga. Cek spesifikasi lengkapnya!