Padat Karya Gunungkidul 2026 Serap 1.976 Pekerja, Tersebar di 65 Titik
Program padat karya Gunungkidul 2026 tersebar di 65 titik dengan anggaran Rp7,5 miliar. Sebanyak 1.976 tenaga kerja lokal ditargetkan terserap mulai Oktober men
Johan Eko Sudarto/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL –Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Johan Eko Sudarto, menyadari tugas berat yang dia sandang untuk memajukan industri kecil menengah (IKM) serta menjaga eksistensi pasar di tengah-tengah maraknya toko berjejaring di Bumi Handayani. Menurut dia, tantangan ini dijadikan sebagai ibadah sehingga dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
“Yang penting kerja sesuai dengan aturan. Yang jelas, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menunaikan janji saya seperti saat pemaparan uji gagasan pada saat seleksi terbuka,” kata Johan kepada Harian Jogja, Minggu (19/5/2019).
Dia menjelaskan, salah satu tantangan dalam pengembangan IKM terletak pada semangat wirausaha yang masih kurang. Johan mencontohkan saat pelatihan partisipasi peserta tinggi, namun dari kualitas tidak banyak orang yang memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan untuk diterapkan dalam pengembangan usaha. “Ini adalah tantangan, tapi mudah-mudahan dari keberhasilan yang diraih peserta yang telah sukses dapat menggerakkan pengusaha lain,” katanya.
Mantan Camat Ponjong ini menuturkan pengembangan IKM merupakan hal yang harus dilakukan karena sebagai bentuk jawaban terhadap pengembangan industri yang memasuki Revolusi Industri 4.0. “Jangan sampai sektor IKM kalah bersaing. Jadi, upaya pengembangan terus dilakukan. Sebagai contoh untuk industri olahan makanan, kami terus mendorong agar memiliki izi pengolahan industri rumah tangga [PIRT],” tuturnya.
Johan menjelaskan izin PIRT penting karena sebagai salah satu upaya menjaga standar mutu produk yang dihasilkan sehingga dapat laku di pasaran. “Kami terus mendorong dan memberikan pendampingan agar para pengusaha khususnya yang bergerak di bidang pangan dapat memiliki izin ini,” ujarnya.
Untuk masalah pasar, Johan mengaku melanjutkan program revitalisasi yang telah berjalan. Sebagai gambaran di tahun ini sudah melakukan beberapa pembenahan di beberapa pasar seperti kelanjutan pembangunan Pasar Playen, penyempurnaan Pasar Argosari, Wonosari, hingga rencana pemanfaatan dana tugas pembantuan dari Kementerian Perdagangan untuk Pasar Karangijo di Kecamatan Ponjong. “Perbaikan pasar terus dilakukan. Bahkan kami sudah berencana memasang fasilitas internet gratis di sejumlah pasar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program padat karya Gunungkidul 2026 tersebar di 65 titik dengan anggaran Rp7,5 miliar. Sebanyak 1.976 tenaga kerja lokal ditargetkan terserap mulai Oktober men
Penelitian terbaru mengungkap AI membantu industri minyak dan gas meningkatkan produksi, memicu emisi karbon lebih besar dibanding dampak pusat data.
Komisi III DPR menargetkan RUU Perampasan Aset disahkan sebelum Desember 2026 dan membuka ruang partisipasi publik dalam pembahasannya.
YouTube akan mengubah cara hitung view mulai 24 Agustus 2026. Video langsung dihitung 1 view begitu diputar, tanpa perlu menonton 30 detik. Angka view naik, tap
Indonesia menjadi negara termakmur ketiga di ASEAN 2026 dengan skor 66,89. Namun, nilainya turun dari 67,01 pada tahun sebelumnya.
Thailand punya rekor kandang impresif lawan Singapura: 17 tahun tak pernah kalah! 7 kemenangan beruntun sejak 2010. Gajah Perang siap lolos ke final Piala AFF 2