Libur Lebaran, Pengunjung Taman Pintar Jogja Membludak

Taman Pintar masih ramai pengunjung, Senin (10/6/2019). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
10 Juni 2019 22:17 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Taman Pintar menjadi salah satu destinasi favorit selama libur Lebaran ini, khususnya untuk keluarga yang memiliki anak-anak. Rata-rata kunjungan selama libur Lebaran ini mencapai 5.000 orang per hari.

Hal ini disampaikan Kasi Humas dan Kerja sama Taman Pintar, Karmila, kepada Harian Jogja, Senin (10/6/2019). Hari itu meski cuti bersama telah usai, Taman Pintar masih terlihat ramai oleh prngunjung.

Mila mengatakan, sejak Selasa (3/6/2019) Taman Pintar buka terus bahkan di hari H lebatan dan hari senin, dimana biasanya Taman Pintar tutup. "Untuk libur lebaran sampai senin minggu depan kami masih buka," katanya.

Ia mengungkapkan total pengunjung sejak Selasa (3/6/2019) hingga Minggu (9/6/2019) mencapai sekitar 24.000 orang. "Per hari bisa sekitar 5.000 atau kalau turun ya 3.000," kata dia.

Untuk mengantisipasi antrean tiket, pihaknya telah menambah fasilitas loket. Sebelumnya loket hanya ada lima, yakni empat di bawah dan satu di atas. Sebelum lebaran, pihaknya menambahkan satu di depan, dekat lokasi PAUD.

Di musim Lebaran, pengunjung didominasi oleh keluarga, bukan rombongan. Menurutnya, keluarga biasanya lebih lama antrenya karena belum menentukann mau kemana, sehingga oerlu waktu untuk mencari infoarmasi.

Untuk menyambut pengunjung, sebelum libur Lebaran Taman Pintar membuka sejumlah wahana baru, di antaranya alat peraga simulasi tornado, dua film baru di teater 4 dimensi, dan Baby Dino di Dino Adventure.

Salah satu pengunjung Taman Pintar, Ari Kusantono, berkunjung ke Taman Pintar bersama keluarganya. Warga Kotabaru ini memilih Taman Pintar untuk mengisi liburan karena sebagai sarana edukasi bagi anak-anaknya. "Mengenalkan banyak hal, sepertiteknologi, seni budaya," katanya.

Kata dia, dibanding terakhir ia berkunjung ke Taman Pintar,sekarang wahananya sudah bertambah banyak. "Sayangnya ada beberapa alat peraga yang mulai rusak dan belum diganti," keluhnya.