Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo 2026, Jam Sibuk Tiket Ludes
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Sri Sultan Hamengku Buwono X./Harian Jogja-Desi SUryanto
Harianjogja.com, JOGJA- Kegaduhan Surat Edaran (SE) terkait kewajiban pemakaian seragam muslim di SDN III Karangtengah, Wonosari, Gunungkidul dinilai Gubernur DIY, Sri Sultan HB X sudah selesai.
Diakui Sultan, keluarnya SE tersebut merupakan kesengajaan dan bukan sebuah kekeliruan. Masalah tersebut sudah diselesaikan di tingkat kabupaten. "Itu [Penerbitan SE] kesengajaan, bukan kekeliruan. Sudah selesai," katanya di Kepatihan, Kamis (27/6/2019).
Menurut Sultan, tidak perlu didatangkan ahli bahasa untuk memberikan penataran kepada guru. Baginya, guru apalagi kepala sekolah bukan orang yang tidak tahu menulis dan membaca. "Tidak perlu [ahli bahasa] untuk apa? Memangnya guru buta huruf," katanya.
Sekadar diketahui, SE Kepala Sekolah SDN III Karangtengah yang ditandatangani Pujiastuti menuai reaksi dari masyarakat. SE tersebut akhirnya direvisi pada 24 Juni lalu sebelum resmi dicabut pada 26 Juni. "SE sudah dicabut setelah Raker antara Komisi A dan Pemda DIY," kata Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto.
Menurutnya, masalah tersebut harus menjadi pelajaran bagi semua pihak. Agar tidak terulang kembali, Eko berharap agar penanaman Pancasila terus digelorakan khususnya bagi guru dan kepala sekolah. Termasuk pembekalan tentang pedoman pembuatan tata peraturan agar tidak keliru lagi.
"Kami berharap agar Pemda memberikan pembekalan bagi kepala sekolah dan guru tentang nilai nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika serta nilai Keistimewaan DIY," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Gempa Magnitudo 4,8 mengguncang Sigi, Sulawesi Tengah, dan getarannya terasa hingga Palu pada Sabtu sore.
Kosti memperluas komunitas sepeda ontel hingga Papua Tengah dan menargetkan generasi muda melalui program kampus dan sekolah.
Perguruan tinggi didorong mencetak lulusan adaptif, inovatif, dan berjiwa wirausaha untuk menghadapi era Society 5.0.
Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di desa dan menargetkan 30.000 koperasi beroperasi pada Agustus 2026.
Kabupaten Klaten bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional bernama Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026.