Polda DIY Ungkap 27 Kasus Kejahatan, Mayoritas Pencurian di Rumah Kosong

Ilustrasi. - Solopos/Burhan Aris Nugraha
08 Agustus 2019 07:07 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Kepolisian Daerah (Polda) DIY beserta Polres jajaran melaksanakan Operasi Pencurian dengan Pemberatan (Curat) Progo selama selama 14 hari. Dari operasi tersebut polisi mengungkap 27 kasus dengan total 32 tersangka yang diamankan.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan operasi curat progo tersebut dilaksanakan sejak 22 Juli hingga 4 Agustus lalu.

Adapun 27 kasus yang diungkap terdiri dari 4 kasus yang diungkap Ditreskrimum Polda DIY, lima kasus diungkap Polresta Jogja, tujuh kasus yang diungkap Polres Sleman, enam kasus yang diungkap Polres Bantul, tiga kasus yang diungkap Polres Kulonprogo, serta dua kasus yang diungkap Polres Gunungkidul.

“Dari 27 kasus yang diungkap tersebut, 18 kasus merupakan target operasi [TO] dan sembilan kasus yang non TO,” ucap dia, Rabu (7/8/2019).

Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo menambahkan, mayoritas para pelaku kejahatan curat melakukan aksinya di rumah-rumah yang sedang kosong ditinggal oleh pemiliknya.

“Modus seperti ini memang kerap dilakukan oleh pelaku kejahatan. Mayoritas para pelaku melakukan aksinya pada malam hari, oleh karenanya, kami mengimbau, masyarakat saat hendak meninggalkan rumah, untuk lebih hati-hati,” kata Hadi.

Dari 27 kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti yang terdiri dari 10 unit sepeda motor, 34 buah telpon genggam, tiga buah laptop, uang tunai Rp3,1 juta, serta beberapa barang lainnya.

“Operasi ini akan terus kami lakukan untuk menekan sekecil mungkim tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah hukum Polda DIY,” ujar dia.