Penipu Bermodus Tukar Kartu ATM Diringkus Polres Sleman

KBO Reskrim Polres Sleman Iptu Bowo Susilo (baju putih) saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (8/8/2019). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
09 Agustus 2019 02:17 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Satuan Reskrim Polres Sleman menangkap dua orang pelaku penipuan dengan modus tukar kartu ATM yang beraksi di Sleman. Kedua orang pelaku merupakan warga Surabaya, Jawa Timur berinisial A, 56, dan AB, 50.

KBO Reskrim Polres Sleman Iptu Bowo Susilo mengatakan kedua pelaku beraksi di salah satu pusat perbelanjaan di wilayah Sleman pada Senin (29/7/2019) lalu.

“Jadi mereka mencari target yang akan dijadikan korban. Dalam beraksi menggunakan modus tukar kartu ATM, kedua pelaku ini membekali diri dengan 55 kartu ATM dari berbagai bank,” kata Iptu Bowo, Kamis (8/8/2019) di Mapolres Sleman.

Lalu, pada Senin (29/7/2019) saat sudah bertemu dengan orang yang dijadikan target disalah satu pusat perbelanjaan di Sleman, kedua pelaku mendatangi korban, kemudian salah seorang pelaku mengatakan akan menyalurkan sedekah kepada anak yatim.

“Untuk meyakinkan korban, kedua pelaku juga memiliki dua kartu master ATM palsu yang berisi saldo masing-masing Rp1,5 miliar dan Rp99 juta,” kata Bowo

Kemudian setelah mengobrol, korban diajak oleh kedua pelaku ke ATM untuk menunjukkan saldo masing-masing. Saat korban memasukkan kartu ke mesin ATM, para pelaku memperhatikan korban ketika memencet nomor pin ATM.

“Saat korban lengah, kartu ATM milik korban ditukar oleh pelaku dengan bekal kartu ATM yang telah mereka miliki sebelumnya,” ucap Bowo.

Korban baru tersadar ATM miliknya tertukar keesokan harinya, saat hendak melakukan transaksi. Korban pun melaporkan hal tersebut ke Polisi.

“Pelaku sudah berhasil menguras sekitar Rp15 juta. Namun tidak berselang lama, pada Minggu [3/8/2019] kedua pelaku berhasil ditangkap di wilayah Surabaya, selain di Sleman, mereka telah beraksi di Solo, Surabaya dan Semarang,” ucap Bowo.

Dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil sebagai sarana kejahatan, dua kartu master ATM, 55 kartu ATM berbagai jenis, serta uang tunai sebesar Rp150.000.

Sementara itu, berdasarkan keterangan pelaku, mereka mendapatkan 55 kartu ATM yang digunakan untuk bekal melakukan aksinya dengan mendatangi sejumlah minimarket dan bertanya kepada kasir apakah ada kartu ATM yang tertinggal.

“Calon korban dipilih secara acak. Kemudian meminta korban mengecek ATM karena ingin mengintip berapa PIN dan memastikan apakah saldo rekeningnya berisi uang,” kata pelaku AB.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keduanya harus mendekam di Mapolres Sleman dan dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.