Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Petani menyirami tanaman cabai yang ditanam berdampingan dengan bawang merah di Dusun Karangduwet II, Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari, Sabtu (27/7/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Kartu asuransi untuk petani di Gunungkidul kurang diminati. Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul berupaya agar kuota kartu asuransi petani terpenuhi.
Kepala Seksi Perlindungan Tanaman Pangan DPP Gunungkidul, Ari Widyastuti, mengatakan kartu asuransi petani diberikan per kelompok. Pada 2017 luas lahan yang diasuransikan sekitar 300 hektare, dan pada 2018 tidak ada yang ikut. Untuk tahun ini DPP menargetkan 500 hektare lahan bisa diasuransikan. "Kuota untuk Gunungkidul sekitar 500 hektare," ujarnya kepada Harian Jogja, Senin (19/8/2019).
Ari mengatakan setiap kelompok tani membayar premi dan mendapat klaim jika lahan pertanian yang digarap mengalami kekeringan, puso maupun serangan hama. Premi dibayarkan setiap satu kali musim tanam. "Sekali bayar Rp36.000 setiap satu hektare lahan," katanya.
Menurut Ari, meski premi yang dibayarkan tergolong murah petani enggan membayar. "Karena mereka merasa tidak pernah gagal panen. Setelah kemarin terjadi puso baru mau membayar," ucap dia.
DPP tetap memberikan sosialisasi supaya petani mau ikut asuransi tetapi jajarannya tidak bisa memaksa. Adapun manfaat yang diperoleh dari asuransi yaitu kelompok tani mendapat uang Rp6 juta sebagai ganti rugi jika terjadi puso, maupun serangan hama. Untuk mencairkan klaim, petani bisa datang ke Jasindo Jogja dengan menunjukkan lahannya yang rusak akibat kekeringan maupun banjir. "Luas lahan maupun tanaman yang rusak minimal 75 persen," kata dia.
Ketua Gapoktan Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari, Budiono, menuturkan pihaknya akan memberitahu kepada anggotanya terkait keikutsertaan asuransi bagi petani. Ia akan mendata siapa saja yang mau ikut program tersebut. "Nanti kalau sudah ada yang mau gabung langsung kami data," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 17 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.