Pemegang KIA di Bantul Peroleh Diskon Belanja dan Wahana Permainan

Kepala Disdukcapil Bantul, Bambang Purwadi Nugroho (kanan) menyerahkan banner informasi diskon produk kepada perusahaam mitra yang menerapkan program diskon bagi pemegang KIA. - Harian Jogja/ Ujang Hasanudin.
24 Agustus 2019 21:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul kembali menjalin kerjasama dengan sejumlah pengusaha di Bantul untuk memberikan diskon khusus atau potongan harga bagi pembeli atau pengunjung anak usia 0-17 tahun pemegang Kartu Identitas Anak (KIA).

"Tahun ini kami jalin kerjasama dengan 16 perusahaan untuk memberikan fasilitas diskon bagi anak, ada kuliner,  perbankan,  wahana permainan anak,  kolam renang,  hingga toko buku dan toko baju," kata Kepala Disdukcapil Bantul,  Bambang Purwadi Nugroho,  seusai Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Disdukcapil Bantul dan Mitra di SMK 1 Bantul,  Kamis (22/8/2019).

Bambang mengatakan sebagian dari 16 perusahaan yang menerapkan program diskon pada anak pemegang KIA sudah menerapkan sejak tiga tahun lalu,  kemudian ada perpanjangan kerjasama.  Namun sebagian lainnya merupakan perusahaan baru yang bersedia menerapkan potongan harga bagi pemegang KIA.

Beberapa perusahaan tersebut di antaranya adalah Swalayan dan Toserba Purnama,  Pantes Grup,  Tirta Taman Sari Water Park,  Bank BPD DIY Cabang Bantul,  Sosial Agency, Apotek Ondah Farma,  Babyzone Rent,  hingga runah makan Bale Ayu.  Bambang mengatakan diskon yang diterpkan tiap perusahaan berbeda-beda,  mulai dari 2%-20%.

Pihaknya juga tengah mengupayakan kerjasama dengan perusahaan di luar Bantul agar fasilitas KIA lebih luas. Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2016 bahwa KIA selain berfungsi sebagai identitas juga memiliki keunggulaj,  salah satunya fasilitas diskon. "Harapannya kemitraan tidak hanya tingkat lokal namun juga secara nasional," ujar Bambang.

Saat ini jumlah anak yang wajib memiliki KIA di Bantul sebanyak 225.247 orang.  Dari jumlah tersebut yang sudah memiliki KIA sebanyak 140.504 atau sekitar 62,3%. Masih tersisa sekitar 84.741 anak yang belum memiliki KIA.  Diadukcapil menargetkan sampai akhir tahun ini semua anak di Bantul sudah memiliki KIA.

Proses penerbitan KIA saat ini cukup mudah,  bahkan beberapa rumah sakit dan klinik kandungan di Bantul saat ini sudah menjalin kerjasama untuk langsung melayani proses penerbitan KIA. Selain itu penyisiran langsung juga dilakukan melalui sekolah-sekolah,  kader PKK dan sejumlah pihak untuk membantu agar semua anak memiliki KIA.

 Manajer Marketing Apotek Indah Farma,  Jumaidil mengatakan program potongan harga untuk semua produk dan layanan cek kesehatan bagi pemegang KIA sudah berlangsung sejak tiga tahun lalu dan tahun ini kembali diperpanjang.  "Banyak yang sudah langganan.  Potongan yang kami berikan 2-5 persen," kata Jumaidil.

Pemimpin Bank BPD Cabang Bantul, Arief Budiman mengatakan lembaganya telah memberikan kemudahan bagi nasabah tabungan anak pemegang KIA.  Beberapa kemudahan di antaranya bisa jemput bola pembuatan rekening tabungan anak secara kolektif melalui sekolah,  menghapuskan biaya administratif.  Pihaknya juga menyiapkan kado khusus bagi anak pemegang KIA saat membuka rekening tabungan anak.