Gerobak Sapi Direkomendasikan Jadi Angkutan di Desa Wisata

Ilustrasi gerobak sapi. - Harian Jogja
02 Oktober 2019 19:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Gerobak sapi direkomendasikan jadi angkutan di objek wisata. Selain unik, moda transportasi tersebut dinilai ramah lingkungan.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman Sudarningsih mengaku telah merekomendasikan gerobak sapi sebagai angkutan di sejumlah obek wisata dan desa wisata. "Kami memang merekomendasikan [gerobak sapi] dijadikan angkutan di objek dan desa wisata, karena transportasi ini ramah lingkungan," ujarnya kepada.

Soal keluhan akses yang dikeluhkan oleh bajingan di kawasan Candi Banyunibo, Dispar Sleman, diakui Sudarningsih, akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman. "Kami akan koordinasi dengan DPUPKP Sleman terkait dengan akses jalan yang dikeluhkan," ucap dia.

Di sisi lain, gerobak sapi menurut dia lebih direkomendasikan untuk melewati jalan datar. "Gerobak tidak direkomendasikan untuk melintasi jalan yang terjal dan curam," kata dia.

Sudarningsih mengatakan, sekarang ini banyak bermunculan atraksi gerobak sapi di beberapa objek wisata yang ada di kabupaten Sleman. "Ini murni ide dari masyarakat dan kami mendukungnya," ujarnya.

Kendati demikian, upaya pemetaan ataupun roadmap objek wisata gerobak sapi belum dilakukan oleh Dispar Sleman.