Cuaca Ekstrem Pangkas Hasil Tangkapan Nelayan Gunungkidul
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Program Ayo Tunda Usia Menikah Mengawali Gerakan Semangat Gotong Royong Cegah Stunting (Ayunda Si Menik Makan Sego Ceting) makin diakui oleh Pemerintah Pusat. Setelah masuk masik dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik, program ini bisa menembus 45 program inovasi seluruh Indonesia. Diharapkan, keberhasilan tersebut dapat memaksimalkan dalam upaya mencegah pernikahan dini.
Bupati Gunungkidul, Badingah, bangga dengan program Ayuda Si Menik Makan Sego Ceting karena berhasil masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik di Indonesia. Menurut dia, keberhasilan ini menjadi tantangan agar program bisa lebih dimaksimalkan sehingga dapat menjangkau ke seluruh wilayah. “Harus dioptimalkan sehingga peran dalam pencegahan pernikahan dini dapat ditingkatkan,” katanya kepada wartawan, Rabu (16/8/2019).
Dia menjelaskan tantangan dalam pencegahan pernikahan dini semakin berat. Hal ini tidak lepas dengan adanya revisi Undang-Undang Pernikahan, di mana seluruh pengantin diwajibkan minimal berusia 19 tahun. “Kami harus terus bekerja keras agar pernikahan dini bisa ditekan,” katanya. Badingah berharap inovasi dalam pelayanan public terus dikembangkan dan menjadi salah satu kegiatan prioritas dalam bidang reformasi birokrasi.
Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan jajarannya mendukung penuh upaya Pemkab dalam mengatasi permasalahan pernikahan dini dan pencegahan stunting. Guna mendukung program ini, DPRD siap membuat kebijakan prioritas di tahun depan dengan menyusun Raperda Ketahanan keluarga. “Diharapkan dengan perda ini bisa mewujudkan keluarga di Gunungkidul bahagia dan sejahtera tanpa ada permasalahan sosial seperti stunting atau pernikahan dini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
BNN RI membongkar jaringan penyelundupan cartridge vape berisi etomidate dari Malaysia melalui Batam dan menangkap tujuh tersangka.
TPP ASN Sleman berpotensi disesuaikan jika target PAD meleset, namun Pemkab menegaskan belum ada keputusan pemotongan.
Polri memutasi 146 perwira tinggi dan menengah. Brigjen Pol. Untung Widyatmoko ditunjuk sebagai Kadivhubinter Polri yang baru.
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Salah satunya dirasakan Texsi Miki Fijay
Penyebab kematian Sutrimo masih didalami Polda Metro Jaya dengan melibatkan Puslabfor usai ditemukan tewas di Jakarta Selatan.