CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
DPRD Gunungkidul/Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Anggota DPRD Gunungkidul bersiap menggunakan aplikasi pokok-pokok pikiran elektronik (Pokir-el) dan reses elektronik (Reses-el) sebagai wadah jaring aspirasi dari masyarakat. Direncanakan aplikasi ini diujicobakan dalam pelaksanaan masa reses pada Desember 2019.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Wiwik Widiastuti, mengatakan, Pokir-el dan Reses-el merupakan sebuah terobosan dalam upaya menyuarakan aspirasi dari masyarakat. Diharapkan dengan aplikasi ini, maka kinerja wakil rakyat bisa lebih maksimal. “Sudah disiapkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah [Bappeda] dan kami siap menggunakannya,” kata Wiwik kepada wartawan, Jumat (25/10/2019).
Menurut dia, penerapan Pokir-el tidak lepas dari perkembangan teknologi dan informasi. Selama ini, menurut Wiwik, hasil dari jaring aspirasi dari masyarakat diberikan ke Pemkab dalam bentuk naskah manual. Namun dengan aplikasi ini maka laporan dapat diberikan secara daring. “Nanti pada Desember diujicoba. Rencananya tahun depan diterapkan secara penuh,” katanya.
Politikus PAN ini menambahkan di dalam aplikasi ini masing-masing anggota mendapatkan satu akun. Fasilitas ini diberikan sebagai sarana menyerahkan laporan hasil reses lengkap dengan jaring aspirasi dari masyarakat. “Mudah-mudahan berhasil dengan baik dan terpenting lagi aspirasi yang diserap bisa dilaksanakan melalui program yang dilaksanakan Pemkab,” katanya.
Sekretaris DPRD Gunungkidul, Agus Hartadi, mengatakan penerapan laporan berbasis aplikasi ini berguna untuk menunjang kinerja anggota Dewan. Untuk infrastrukur pendukung aplikasi Pemkab sudah menyiapkan sehingga wakil rakyat tinggal menjalankan. “Harapannya semua bisa mengisi karena program ini sebagai upaya memperjuangkan aspirasi yang diserap dari masyarakat,” tuturnya.
Menurut dia aplikasi ini memiliki fungsi dan manfaat sendiri-sendiri. Untuk Pokir-el berfungsi untuk mewadahi pokok-pokok pikiran yang dimiliki wakil rakyat, sedangkan untuk Reses-el bermanfaat sebagai wadah dalam menyerap aspirasi saat melakukan kegiatan reses.
Agus menjelaskan aplikasi ini terkoneksi dengan perencanaan pembangunan yang dimiliki Pemkab. Nantinya, setiap anggota Dewan mendapatkan akun yang dilengkapi dengan password untuk mengakses aplikasi tersebut. “Selama ini hasil reses maupun pokok-pokok pikiran Dewan langsung diserahkan ke Sekretariat Dewan. Dengan adanya aplikasi ini maka akan diurusi oleh masing-masing anggota,” ujar Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Jadwal KA Bandara YIA 4 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta layanan Wates.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Minggu 4 Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 4 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.
Penjualan Daihatsu kuartal III 2026 mencapai 37.167 unit, tumbuh 10%. Gran Max Series menjadi model dengan penjualan tertinggi.
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.