Ini Pesan Sultan ke Bupati Kulonprogo yang Baru

Sri Sultan Hamengku Buwono X. - Harian Jogja/Desi SUryanto
07 November 2019 19:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Gubernur DIY Sri Sultan HB X secara resmi melantik Sutedjo menjadi Bupati Kulonprogo untuk masa jabatan 2019-2022 pada Kamis (7/11/2019).

HB X dalam sambutannya mengingatkan, Kulonprogo saat sangat berpotensi menjadi generator pembangunan bagi DIY. Hal itu tidak lepas dari keberadaan Yogyakarta International Airport (YIA) yang akan dilengkapi dengan aerotroplis, rekonstruksi Tanjung Adikarto, Bedah Menoreh, JJLS hingga akselerasi kawasan industri Sentolo. 

"Kepemimpinan bupati ini hendaknya dapat melanjutkan apa yang sudah dirintis oleh kepemimpinan sebelumnya dan mewujudkan potensi itu demi sebesar-besar kesejahteraan rakyat," kata Sultan.

Di sisi lain HB X mengatakan Kulonprogo Sehat harus diimplementasikan lewat misi peningkatan derajat kesehatan rakyat. Salah satunya seperti program mendekatkan akses Pelayanan masyarakat seperti layanan Puskesmas 24 jam. Visi itu harus dijalankan demi mencapai kebermanfaatan untuk masyarakat.

"Tidak hanya bicara sadar sehat tetapi juga Rumah sakit untuk menopang visi misi Kulonprogo," ucap Sultan.

Memberikan pesan kepada Tedjo, Sultan juga menyinggung soal kepemimpinan yang melayani menuntut perubahan karakter untuk melayani kepentingan publik. Sehingga seorang bupati harus memiliki akuntabilitas, penuh tanggungjawab dan dapat diandalkan. 

"Bupati tidak hanya dituntut mempengaruhi dan memotivasi tetapi harus mengintegrasikan gerak maju seluruh elemen masyarakat demi mencapai visi misi," kata Sultan.

HB X mengakui banyak program di Kulonprogo yang harus diselesaikan oleh Sutedjo sejak secara resmi menjabat Bupati Kulonprogo. "Aerotropolis kan di sana [Kulonprogo] semua," ujarnya.

Bupati Kulonprogo Sutedjo menyatakan kesiapannya menjalankan berbagi hal yang menjadi pekerjaan rumah terutama berkaitan dengan Bandara YIA. Ia akan mengupayakan agar Kulonprogo tidak kehilangan  momentum tersebut. Meski pun dengan APBD yang paling kecil untuk wilayah DIY, namun Kulonprogo tetap berupaya mengembangkan kawasan terutama dengan menggandeng swasta untuk diajak bekerja sama. 

"Harus cari terobosan baik pusat maupun daerah, kalau Pusat dukungan anggaran, tentu ini akan terus kami perjuangkan karena kami bersama Bapak Hasto sejak tujuh tahun lalu dan sudah berkomitmen yang sama untuk Kulonprogo," ungkap dia.

Sutedjo dilantik menjadi Bupati Kulonprogo setelah jabatan tersebut kosong karena ditinggalkan oleh Hasto Wardoyo yang ditunjuk oleh Presiden Jokowi sebagai Kepala BKKBN. Setelah Sutedjo resmi menjabat bupati, saat ini masih terjadi kekosongan jabatan Wakil Bupati. Menangapi hal itu, Sutedjo menyerahkan sepenuhnya kepada partai pengusung. Ia tak memberi syarat muluk untuk tokoh yang akan menjadi pendampingnya dalam memimpin Kulonprogo.