Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Kegiatan Workshop Kesehatan Mental yang digelar pada 18-19 November lalu di Sleman-Ist/Gerkatin
Harianjogja.com, JOGJA— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) DIY, menggelar Workshop Kesehatan Mental bertema Marilah Kita Belajar Bersama Tuli dari Negeri Raja pada 18-19 November lalu.
Workshop ini dihelat sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Mental Health Roadshow di 11 kota di Indonesia.
Kegiatan yang dilakukan selama dua hari ini di fokuskan untuk penyandang tuli dan orang tua yang memiliki anak tuli. Tujuannya membangun kesadaran peserta tuli atau tunarungu dan orang tua yang memiliki anak tuli tentang pentingnya kesehatan mental.
Di samping itu, kegiatan ini juga bertujuan agar para peserta memahami perbedaan emosional yang mereka miliki, menambah pengetahuan atas kesehatan mental dan memiliki kemampuan untuk mengintrospeksi diri serta menjalin hubungan baik dengan lingkungan sekitarnya.
“Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai cara penanganan permasalahan mental juga membawa dampak buruk bagi masyarakat itu sendiri. Beberapa kasus yang terjadi seperti pemasungan yang dilakukan oleh keluarga merupakan contoh nyata yang terjadi dalam masyarakat kita,” kata Hafidh dari Gerkatin melalui rilis, Kamis (21/11/2019).
Hal tersebut kata dia juga berdampak pada tingginya tingkat masalah kesehatan mental seperti pengangguran dan kriminalitas. “Hal ini menjadi alasan utama dilaksanakannya acara ini,” kata dia.
Tingginya antusiasme peserta mengikuti workshop terlihat dari banyaknya peserta yang datang tidak hanya dari Jogja tetapi juga luar kota, seperti Magelang, Temanggung dan Tegal. Acara yang diikuti lebih dari 28 orang ini bertempat di Story Nomic, Ngaglik, Sleman dan diisi oleh pembicara, Herbert Klein, seorang ahli kesehatan mental dari Inggris.
Bersama Solihull Mental Health NHS Foundation Trust, sebagai penasihat tuli, Herbert Klein berkeliling mempromosikan dan mendukung penyandang tuli mengenai kesehatan mental di seluruh dunia.
“Acara yang mendapat animo besar dari masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat secara luas sehingga terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara luas,” katanya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
DPC Gerindra Gunungkidul mulai membangun kantor permanen di Baleharjo dengan anggaran sekitar Rp1 miliar dari iuran kader dan anggota.
Warga Padukuhan Karang menolak tambang pasir Sungai Progo. DPRD Kulonprogo mendesak Pemkab hadir, sementara Wabup mengaku sudah mediasi.
Wamenkes Dante Saksono menyebut layanan BPJS akan disetarakan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal dan prioritas penyakit katastropik.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.