Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Becak kayuh melintas saat Uji Coba Semi Pedestrian Jalan Malioboro di Jalan Malioboro, Jogja, Selasa (18/6/2019)./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Pengusaha di Malioboro meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja membuat kartu identitas khusus agar warga setempat tak kerepotan saat pemberlakuan Malioboro bebas kendaraan bermotor.
Penasihat Perkumpulan Pengusaha Malioboro Ahmadyani Yogyakarta (PPMAY), Sadanan Mulyono, mengatakan ada penduduk yang hendak masuk Malioboro dengan menuntun sepeda motor dihalangi petugas. Mereka disuruh menunjukkan KTP. Masalahnya, tidak semua penghuni Malioboro ber-KTP Malioboro.
Sadanan meminta Pemkot bisa mengusahkan kartu khusus warga Malioboro agar mudah keluar dan masuk. Menurut dia, kesulitan keluar-masuk Malioboro selama uji coba juga dirasakan para pemilik toko dan warga yang tinggal di Malioboro. Bahkan, ada warga yang sudah tua dan hendak pergi ke rumah sakit terpaksa berjalan jauh dulu untuk bisa mengakses kendaraan.
Pemerintah berencana menerapkan Malioboro bebas kendaraan bermotor secara penuh pada 2020. Sejauh ini, uji coba larangan kendaraan bermotor di Malioboro baru diterapkan saat Selasa Wage.
Sadanan dan sekitar 60 pemilik toko di Malioboro mendatangi Kantor Wali Kota Jogja, Selasa (17/12/2019). Mereka menyampaikan rasa gundah terkait dengan penataan Maliobro, khususunya rencana larangan kendaraan bermotor masuk Malioboro sehingga kawasan wisata tersebut sepenuhnya untuk pedestrian atau pejalan kaki.
Mereka khawatir pemberlakuan jalur pedestrian secara penuh di Malioboro akan menggerus okupansi hotel.
Pasalnya, kebanyakan tamu hotel membawa kendaraan pribadi dan parkir di dalam hotel. Sementara satu-satunya akses keluar dan masuk hotel hanya melalui Jalan Malioboro.
Jika pemerintah tetap ingin memberlakukan larangan kendaraan bermotor, pedagang berharap kebijakan itu tidak berlangsung sepanjang hari, tetapi hanya pada jam-jam tertentu. “Semisal sore sampai malam. Karena kalau pagi dan siang tidak ada orang jalan-jalan di Malioboro,” ujar Sadanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pegadaian meraih penghargaan Bronze Winner IPMA Global Project Excellence Award 2026 di Hiroshima, Jepang, dan mengharumkan nama Indonesia
Cek NIK KTP penerima BLT Kesra Rp900 ribu melalui Cek Bansos Kemensos. Simak cara cek desil, PKH, BPNT, dan status penerima bansos.
Ole Romeny menyebut trofi FIFA ASEAN Cup 2026 sangat berarti setelah Timnas Indonesia mengalahkan Thailand lewat adu penalti.
Gunung Semeru erupsi Selasa pagi dengan tinggi kolom letusan 900 meter. Status vulkanik masih Level III atau Siaga.
BMKG memperingatkan gelombang 2,5-4 meter dan potensi banjir rob di sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa (6/10/2026).