Amankan Natal dan Tahun Baru, PLN UP3 Yogyakarta Gelar Apel Gelar Pasukan & Peralatan

PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan/ UP3 Yogyakarta melaksanakan Kegiatan Apel dan Gelar Peralatan Keandalan Kelistrikan. - Ist/ Dok PLN UP3 Yogyakarta
22 Desember 2019 20:47 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Dalam rangka menghadapi Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan/ UP3 Yogyakarta melaksanakan Kegiatan Apel dan Gelar Peralatan Keandalan Kelistrikan.

Semua unsur unsur yang terlibat dalam kesiapan keandalan pasokan energi listrik menjadi peserta pada apel tersebut. Apel ini dilakukan di masing-masing ULP se UP3 Yogyakarta mulai tanggal 11 sampai dengan 18 Desember 2019.

Manager UP3 Yogyakarta Eric Rossi Pryo Nugroho mengatakan instansinya sebagai penyedia jasa kelistrikan berkomitmen penuh menjaga pasokan listrik Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Ia mengatakan kegiatan ini bertujuan memastikan kelengkapan peralatan pemeliharaan dan Alat Pelindung Diri (APD), kesiapan seluruh petugas guna kenyamanan masyarakat di provinsi DIY terutama yang merayakan Hari Raya Natal,  serta para wisatawan baik dari dalam maupun  luar negeri yang sedang berlibur di Jogja dalam rangka Tahun Baru 2020. “Di dalam melayani , harus melakukan dengan prinsip 3P yaitu Profesional, Proposional dan Prosedural,” jelasnya, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (22/12/2019).

Untuk menjaga keandalan kelistrikan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, pihaknya menyiagakan personel pelayanan keandalan sebanyak 348 personil, dengan 31 unit mobil, dua kendaraan bermotor, tujuh personil TIM PDKB dengan satu unit mobil PDKB Sentuh Langsung dan satu unit mobil PDKB Berjarak, genset sebanyak 12 Unit, gardu bergerak sebanyak 19 unit serta UPS sebanyak 1 unit.

“Kondisi kelistrikan di DIY  sampai  dengan saat ini normal, baik kecukupan daya, kemudahan untuk  menyambung, penyaluran sampai ke pelosok dan  pemukiman,” katanya.

Kecukupan daya yang dimiliki saat ini sebesar  892,5 MW. Prosentase pembebanan masih 51,7 % dari kapasitas.  Prediksi pembebanan Natal dan Tahun Baru naik  4,5 % atau menjadi 56,2 MW bisa digunakan, sehingga apabila ada penyambungan baru, perubahan daya  ataupun investasi dari luar masih mencukupi.

Eric juga menyampaikan pelaksanaan kegiatan tersebut harus senantiasa berkomitmen terhadap budaya K3 yaitu peduli, taat, tanggap dan juga melaksanakan Komitmen Direksi bahwa tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia.

“Peralatan kerja, APD, armada yantek, peralatan PDKB harus dipastikan selalu dalam kondisi yang siap dan standar dalam mendukung pengamanan keandalan pasokan tenaga listrik dan bekerja sesuai SOP,” katanya.