Seorang Kakek Ditemukan Tewas di Parangkusumo Usai Terapi Air Laut

Upacara Bekti Pertiwi Pisungsung Jaladri di Pantai Parangkusumo, Selasa (3/7/2018) - Harian Jogja/Desi Suryanto
30 Desember 2019 11:47 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Seorang kakek bernama Trisno Sumaryo, 75, warga Dusun Grogol, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, ditemukan meninggal dunia di bibir pantai Parangkusumo, Minggu (29/12/2019) siang. Korban diduga terbawa ombak saat sedang terapi air laut.

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi korban sempat minta diantar ke pantai untuk terapi air laut karena ada penyakit kulit," kata Kanit Reskrim Polsek Kretek, Iptu Jumadi, melalui sambungan telepon.

Jumadi mengatakan korban ditemukan meninggal dunia oleh anggota Search and Rescue (SAR) yang sedang berpatroli, sekitar pukul 10.30 WIB. Saksi melihat jasad korban terombang ambing tak jauh dari bibitlr pantai, kemudian dievakuasi ke daratan.

Dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ada unsur kekerasan dalam jasad korban. Jumadi menduga korban terbawa ombak saat sedang mandi. Hal itu dikuatkan dengan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian yang sempat melihat korban mandi setengah jam sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Usai dilakukan pemeriksaan, korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.