Kalah Dalam Pilur Ngoro-Oro, Sukasto Legawa dan Terima Hasil
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.
Tiang lampu penerang jalan umum (LPJU) bertenaga surya yang berada di dekat bulak sekitar dusun Bakal dan dusun Cawan, Argodadi, Sedayu, Bantul, Minggu (4/11/2018)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Perhubungan Gunungkidul berkomitmen untuk menerangi jalanan di Bumi Handayani. Rencananya di tahun ini akan dipasang ratusan unit lampu penerangan jalan umum (PJU).
Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Perparkiran, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Ely Siswanta mengatakan, pihaknya menganggarkan lebih dari Rp2 miliar untuk lampu penerangan jalan umum. Rencananya anggaran ini digunakan untuk pengadaan 105 instalasi lampu untuk jalan.
Menurut dia, pengadaan lampu untuk dua jenis, yakni penerangan tenaga surya sebanyak 89 unit. Sedangkan sisanya sebanyak 16 unit berupa lampu yang bersumber dari energi listrik. “Pengadaan ini juga merupakan perwujudan dari aspirasi masyarakat. Untuk titiknya, masih belum kami tentukan, tapi yang jelas pemasangan dilakukan di jalan kabupaten,” katanya kepada wartawan, Jumat (10/1/2020).
Ely menjelaskan, program pemasangan penerangan jalan umum merupakan bentuk komitmen pemkab untuk menerangi jalan-jalan di Gunungkidul. Selama ini masih banyak keluhan terkait dengan minimnya penrangan jalan sehingga rawan terjadi kecelakaan maupun tindak pindana kriminalitas.
“Kami terus berusaha agar penerangan jalan bisa dimaksimalkan sehingga program terus kami lakukan setiap tahunnya,” katanya.
Selain mengandalkan sumber pendanaan dari APBD kabupaten, untuk pengadaan lampu penerangan jalan umum, pemkab juga mengajukan bantuan ke pemerintah pusat mupun provinsi. Untuk provinsi, diajukan bantuan sebanyak 50 unit dan pengajuan ke pusat sebanyak 30 unit. “Mudah-mudahan disetujui sehingga upaya penerangan jalan bisa lebih diperluas,” imbuhnya.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, keberadan lampu penerangan jalan umum sangat penting karena sebagai bagian dalam memberikan fasilitas kepada masyarakat. Menurut dia, jalan yang terang sangat mempermudah masyarakat serta dapat menekan kecelakaan lalu lintas. “Kami dukung untuk program penerangan jalan. Apalagi di setiap reses juga ada usulan berkaitan dengan penerangan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.
PT Virgo Karya Shipping memberikan pendampingan hukum kepada nakhoda Kapal Virgo Transport 8 yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sarmuji resmi menjadi Menperin menggantikan Agus Gumiwang. Kadin meminta empat persoalan industri segera menjadi perhatian.
Koperasi Semesta belum bisa memasok susu untuk MBG karena produksi terserap industri dan UMKM. Populasi sapi akan ditambah 200 ekor.
BPS mencatat inflasi September 2026 mencapai 3,28% secara tahunan. Program MBG turut mendorong kenaikan harga daging ayam ras.
KDMP Sendangmulyo Sleman belum diserahterimakan, tetapi ditemukan kerusakan pada drainase dan talang dalam evaluasi fisik.