Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Tiang lampu penerang jalan umum (LPJU) bertenaga surya yang berada di dekat bulak sekitar dusun Bakal dan dusun Cawan, Argodadi, Sedayu, Bantul, Minggu (4/11/2018)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Perhubungan Gunungkidul berkomitmen untuk menerangi jalanan di Bumi Handayani. Rencananya di tahun ini akan dipasang ratusan unit lampu penerangan jalan umum (PJU).
Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Perparkiran, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Ely Siswanta mengatakan, pihaknya menganggarkan lebih dari Rp2 miliar untuk lampu penerangan jalan umum. Rencananya anggaran ini digunakan untuk pengadaan 105 instalasi lampu untuk jalan.
Menurut dia, pengadaan lampu untuk dua jenis, yakni penerangan tenaga surya sebanyak 89 unit. Sedangkan sisanya sebanyak 16 unit berupa lampu yang bersumber dari energi listrik. “Pengadaan ini juga merupakan perwujudan dari aspirasi masyarakat. Untuk titiknya, masih belum kami tentukan, tapi yang jelas pemasangan dilakukan di jalan kabupaten,” katanya kepada wartawan, Jumat (10/1/2020).
Ely menjelaskan, program pemasangan penerangan jalan umum merupakan bentuk komitmen pemkab untuk menerangi jalan-jalan di Gunungkidul. Selama ini masih banyak keluhan terkait dengan minimnya penrangan jalan sehingga rawan terjadi kecelakaan maupun tindak pindana kriminalitas.
“Kami terus berusaha agar penerangan jalan bisa dimaksimalkan sehingga program terus kami lakukan setiap tahunnya,” katanya.
Selain mengandalkan sumber pendanaan dari APBD kabupaten, untuk pengadaan lampu penerangan jalan umum, pemkab juga mengajukan bantuan ke pemerintah pusat mupun provinsi. Untuk provinsi, diajukan bantuan sebanyak 50 unit dan pengajuan ke pusat sebanyak 30 unit. “Mudah-mudahan disetujui sehingga upaya penerangan jalan bisa lebih diperluas,” imbuhnya.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, keberadan lampu penerangan jalan umum sangat penting karena sebagai bagian dalam memberikan fasilitas kepada masyarakat. Menurut dia, jalan yang terang sangat mempermudah masyarakat serta dapat menekan kecelakaan lalu lintas. “Kami dukung untuk program penerangan jalan. Apalagi di setiap reses juga ada usulan berkaitan dengan penerangan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia ke lima tujuan. Simak jam keberangkatan dan informasi tarif DAMRI dari YIA.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.