Lansia di Ngawen Gunungkidul Tewas Terbakar Saat Membakar Sampah
Lansia asal Ngawen, Gunungkidul, tewas terbakar saat membakar sampah. Hingga September 2026 tercatat 154 kasus kebakaran.
Tiang lampu penerang jalan umum (LPJU) bertenaga surya yang berada di dekat bulak sekitar dusun Bakal dan dusun Cawan, Argodadi, Sedayu, Bantul, Minggu (4/11/2018)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Perhubungan Gunungkidul berkomitmen untuk menerangi jalanan di Bumi Handayani. Rencananya di tahun ini akan dipasang ratusan unit lampu penerangan jalan umum (PJU).
Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Perparkiran, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Ely Siswanta mengatakan, pihaknya menganggarkan lebih dari Rp2 miliar untuk lampu penerangan jalan umum. Rencananya anggaran ini digunakan untuk pengadaan 105 instalasi lampu untuk jalan.
Menurut dia, pengadaan lampu untuk dua jenis, yakni penerangan tenaga surya sebanyak 89 unit. Sedangkan sisanya sebanyak 16 unit berupa lampu yang bersumber dari energi listrik. “Pengadaan ini juga merupakan perwujudan dari aspirasi masyarakat. Untuk titiknya, masih belum kami tentukan, tapi yang jelas pemasangan dilakukan di jalan kabupaten,” katanya kepada wartawan, Jumat (10/1/2020).
Ely menjelaskan, program pemasangan penerangan jalan umum merupakan bentuk komitmen pemkab untuk menerangi jalan-jalan di Gunungkidul. Selama ini masih banyak keluhan terkait dengan minimnya penrangan jalan sehingga rawan terjadi kecelakaan maupun tindak pindana kriminalitas.
“Kami terus berusaha agar penerangan jalan bisa dimaksimalkan sehingga program terus kami lakukan setiap tahunnya,” katanya.
Selain mengandalkan sumber pendanaan dari APBD kabupaten, untuk pengadaan lampu penerangan jalan umum, pemkab juga mengajukan bantuan ke pemerintah pusat mupun provinsi. Untuk provinsi, diajukan bantuan sebanyak 50 unit dan pengajuan ke pusat sebanyak 30 unit. “Mudah-mudahan disetujui sehingga upaya penerangan jalan bisa lebih diperluas,” imbuhnya.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, keberadan lampu penerangan jalan umum sangat penting karena sebagai bagian dalam memberikan fasilitas kepada masyarakat. Menurut dia, jalan yang terang sangat mempermudah masyarakat serta dapat menekan kecelakaan lalu lintas. “Kami dukung untuk program penerangan jalan. Apalagi di setiap reses juga ada usulan berkaitan dengan penerangan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lansia asal Ngawen, Gunungkidul, tewas terbakar saat membakar sampah. Hingga September 2026 tercatat 154 kasus kebakaran.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Jumat 25 September 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.