Underpass Kentungan dan Bandara Kulonprogo Akan Dipasangi CCTV dan Pengeras Suara

Antrean kendaraan di simpang empat Kentungan, Kamis (26/12/2019). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
15 Januari 2020 20:07 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan menerapkan Structural Health Monitoring System atau SHMS pada infrastruktur terowongan di DIY.

Direktur Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Iwan Zarkasi mengatakan SHMS akan diterapkan di  Underpass Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo dan Underpass Kentungan di Sleman.

"Untuk sementara ini kami kerjakan secara kluster yakni jembatan panjang. Untuk terowongan kami usahakan di Jogja[Underpass YIA dan Kentungan]. Di sana akan dipasang sensor-sensor, paling tidak berupa kamera CCTV dan pengeras suara," ujarnya di Jakarta, Rabu (15/1).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Provinsi DIY  Mochammad Syidik Hidayat menyebutkan beberapa kondisi struktur harus terus terpantau di Underpass NYIA. "Pergerakan beton, kondisi air tanah karena [posisinya] di bawah, dan kondisi udara karena berada di daerah pantai jadi perlu memonitor kandungan garam supaya beton itu berfungsi baik," ujarnya.

Tidak jauh berbeda, kondisi-kondisi struktur tersebut juga perlu dipantau di Underpass Kentungan. Namun, tingkat kelembapan menjadi tambahan kondisi yang harus dimonitor.

Pasalnya, jika kelembaban tinggi berpotensi menimbulkan kabut yang akan mengganggu visibilitas pengendara.

Hingga saat ini, kata Syidik, belum ada target kapan pemasangan sensor-sensor tersebut rampung dikerjakan. "Sekarang masih dalam proses perencanaan," katanya. 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia