Mantap di Jalur Independen, Budi Oetama Targetkan 60.000 Dukungan

Pilkada 2020 - Ilustrasi
16 Januari 2020 21:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pasangan Budi Oetama Prasetyo-Sri Mulyani serius untuk maju sebagai calon kepala daerah dari jalur independen. Untuk bisa maju, pasangan ini menargetkan dukungan sebanyak 60.000 e-KTP.

Mantan Ketua DPRD Gunungkidul, Budi Oetama Prasetyo, mengatakan untuk bisa maju sebagai calon independen KPU mensyaratkan dukungan berupa surat pernyataan dan foto kopi KTP sebanyak 45.433 jiwa. Meski demikian, untuk penyerahan dukungan Budi tidak ingin jumlah yang dikumpulkan sesuai dengan persyaratan. “Kami targetkan sebanyak 60.000 e-KTP,” kata Budi, Kamis (16/1/2020).

Menurut dia, target ini sebagai antisipasi saat dilakukan verifikasi dukungan dari masyarakat. “Saat verifikasi apabila ada yang tidak memenuhi syarat, maka kami masih punya cadangan sebagai penggantinya,” katanya.

Dikatakan Budi, jajarannya sudah menyebarkan sukarelawan untuk mencari dukungan ke masyarakat sejak beberapa pekan lalu. Diharapkan mulai akhir Januari surat dukungan dari masyrakat bisa masuk ke posko untuk rekapitulasi. “Untuk saat ini masih proses pencarian dukungan,” katanya.

Disinggung mengenai pasangan untuk maju, mantan Ketua DPC PDI Perjuangan ini mengakui dirinya memilih Sri Mulyani karena beberapa faktor. Selain sebagai perwakilan dari pemilih perempuan, bakal calon wakil bupati yang dipilih juga memiliki kemampuan di bidang kepariwisataan karena memiliki usaha jasa wisata dan sejumlah hotel yang tersebar di berbagai daerah mulai dari DIY, Wonogiri hingga Karanganyar, Jawa Tengah. “Kami siap maju untuk menjadi pasangan kepala daerah di Gunungkidul,” katanya.

Pencarian dukungan untuk maju sebagai bakal calon dari jalur independen juga dilakukan oleh anggota DPRD Gunungkidul, Anton Supriyadi. Ia mengakui berniat maju dalam pilkada bersama calon wakilnya yang merupakan mantan Kepala Desa Siraman, Kecamatan Wonosari, Suparno. “Kami terus mencari dukungan untuk bisa memenuhi syarat dari KPU agar bisa maju dari jalur independen,” katanya.