Raperda Jaminan Sosial Gunungkidul Bidik Pekerja Informal
DPRD Gunungkidul menyiapkan pembahasan Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dengan fokus memperluas perlindungan bagi pekerja informal dan rentan.
Pilkada 2020/Ilustrasi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pasangan Budi Oetama Prasetyo-Sri Mulyani serius untuk maju sebagai calon kepala daerah dari jalur independen. Untuk bisa maju, pasangan ini menargetkan dukungan sebanyak 60.000 e-KTP.
Mantan Ketua DPRD Gunungkidul, Budi Oetama Prasetyo, mengatakan untuk bisa maju sebagai calon independen KPU mensyaratkan dukungan berupa surat pernyataan dan foto kopi KTP sebanyak 45.433 jiwa. Meski demikian, untuk penyerahan dukungan Budi tidak ingin jumlah yang dikumpulkan sesuai dengan persyaratan. “Kami targetkan sebanyak 60.000 e-KTP,” kata Budi, Kamis (16/1/2020).
Menurut dia, target ini sebagai antisipasi saat dilakukan verifikasi dukungan dari masyarakat. “Saat verifikasi apabila ada yang tidak memenuhi syarat, maka kami masih punya cadangan sebagai penggantinya,” katanya.
Dikatakan Budi, jajarannya sudah menyebarkan sukarelawan untuk mencari dukungan ke masyarakat sejak beberapa pekan lalu. Diharapkan mulai akhir Januari surat dukungan dari masyrakat bisa masuk ke posko untuk rekapitulasi. “Untuk saat ini masih proses pencarian dukungan,” katanya.
Disinggung mengenai pasangan untuk maju, mantan Ketua DPC PDI Perjuangan ini mengakui dirinya memilih Sri Mulyani karena beberapa faktor. Selain sebagai perwakilan dari pemilih perempuan, bakal calon wakil bupati yang dipilih juga memiliki kemampuan di bidang kepariwisataan karena memiliki usaha jasa wisata dan sejumlah hotel yang tersebar di berbagai daerah mulai dari DIY, Wonogiri hingga Karanganyar, Jawa Tengah. “Kami siap maju untuk menjadi pasangan kepala daerah di Gunungkidul,” katanya.
Pencarian dukungan untuk maju sebagai bakal calon dari jalur independen juga dilakukan oleh anggota DPRD Gunungkidul, Anton Supriyadi. Ia mengakui berniat maju dalam pilkada bersama calon wakilnya yang merupakan mantan Kepala Desa Siraman, Kecamatan Wonosari, Suparno. “Kami terus mencari dukungan untuk bisa memenuhi syarat dari KPU agar bisa maju dari jalur independen,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul menyiapkan pembahasan Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dengan fokus memperluas perlindungan bagi pekerja informal dan rentan.
Martha Tilaar merintis bisnis kecantikan dari garasi pada 1970 hingga membangun grup usaha kosmetik yang membawa kekayaan alam dan budaya Indonesia.
Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo menilai pertanian berbasis teknologi dan greenhouse berpeluang meningkatkan produktivitas serta membuka usaha baru.
Mahasiswi berinisial AN diduga mencuri Honda Vario 125 di area parkir UIN Sunan Kalijaga dengan modus menduplikat kunci melalui pesanan ojol.
Psikolog Putri Langka mengingatkan orang tua mengenali tanda manipulasi digital dan menggunakan pendekatan dialogis untuk melindungi anak dari ekstremisme darin
BGN menyiapkan marketplace pengadaan pangan untuk dapur MBG pada November atau Desember 2026 demi transparansi harga dan akses produsen.