Satu Warga Bantul Dilaporkan Bekerja di China, Begini Kondisinya Setelah Ada Wabah Corona

Seorang petugas berjas pelindung memeriksa suhu seorang penumpang yang tiba di Stasiun Xianning Utara, di Xianning, sebuah kota yang berbatasan dengan Wuhan di utara, di provinsi Hubei, China 24 Januari 2020. - REUTERS - Martin Pollard
28 Januari 2020 11:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul memastikan ada satu orang warga Bantul yang saat ini bekerja di China, namun bukan di wilayah Wuhan yang menjadi pusat penyebaran virus corona.

Kepala Disnakertrans Bantul, Sulistyana mengatakan tenaga kerja migran Indonesia asal Bantul yang bekerja di China tersebut berangkat sejak 2019 lalu dan bekerja di sebuah hotel di China.  Hotel tersebut merupakan hotel berjejaring milik warga Amerika namun berada di negeri tirai bambu.

Ia memastikan tenaga migran atau TKI tersebut dalam kondisi aman. "Yang jelas bukan di Wuhan,  jadi kondisinya aman, baik-baik saja,  tidak ada masalah," kata Sulistyanto,  saat dihubungi Selasa (28/1/2020). TKI tersebut berinisial YD, warga Sedayu, Bantul.

Sementara itu saat disinggung soal tenaga kerja asing (TKA) warga China di Bantul,  Sulistyanto menyatakan ada, namun bukan dari Wuhan. Ia tidak menyebut jumlahnya dengan alasan masih dalam proses pendataan. Pihaknya tengah mendata ulang semua TKA yang tinggal di Bantul maupun yang hanya bekerja di perusahaan yang berlokasi di Bantul.

Sebagaimana diketahui virus Corona yang bermula dari Wuhan, China, saat ini telah mewabah ke berbagai ke berbagai negara. Lalu lintas turis dari dan menuju Wuhan pun diperketat.