Maju Pilkada 2020, Suharsono & Totok Minta Dukungan Golkar

03 Februari 2020 13:57 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Suharsono dan Totok Sudarto sama-sama ikut mendaftar dalam penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul yang digelar Partai Golkar. Keduanya menyerahkan formulir dalam waktu bersamaan di kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Bantul di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Nyangkringan, Bantul, Senin (3/2/2020).

Kedatangan Suharsono dan Totok dalam waktu bersamaan ini diklaim hanya kebetulan. Namun keduanya merupakan bakal calon bupati dan wakil bupati. Suharsono sebagai calon petahana mendaftar calon bupati. Sementara Totok mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati. Keduanya juga sudah lama menjalin komunikasi dalam pencalonan ini.

Wakil Ketua Tim Pemenangan Pemilu DPD Golkar Bantul, Widodo mengatakan kedatangan Suharsono selain mendaftar sebagai bakal bupati juga kapasitasnya sebagai ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerindra. Menurut Widodo, Suharsono menyampaikan keinginannya berkoalisi dengan Golkar dalam mengusung bakal calon di Pilkada 2020 ini.

Bagaimanapun, kata dia, Gerindra hanya memiliki delapan kursi Dewam Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sehingga membutuhkan partai koalisi untuk mengusung paket bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul. Golkar memiliki lima kursi. "Tadi disampaikan kalau bisa kita punya harapan Golkar berkoalisi dengan Gerindra," kata Widodo menirukan ucapan Suharsono, Senin.

Widodo menyambut baik ajakan Suharsono dan tidak menutup kemungkinan partai berlambang pohon beringin itu berkoalisi dengan Gerindra selama ada kesamaan visi dan pandangan. Namun untuk kepastiannya, ia tidak bisa memutuskan sendiri, "Iya dan tidaknya [koalisi] nanti tergantung putusan partai," ujar Widodo.

Sementara itu Sekretaris DPC Gerindra Bantul, Darwinto mengatakan kedatangan Suharsono ke Golkar dalam rangka mrmbangun komunikasi politik jelang Pilkada. Menurut dia lima kursi yang dimiliki Golkar di Dewan menjadi modal untuk bisa berkoalisi.

"Kami dengan Golkar berharap nanti bisa saling berkoalisi sama-sama mengusung pak Suharsono sebagai bupati Bantul. Insyaallah arahnya kesana," kata Darwinto

Sementara untuk wakilnya, kata dia, belum ditentukan. Sejauh ini pihaknya masih me cari mitra koalisi untuk memendukung Suharsono. Soal Totok Sudarto, Darwinto mengaku belum ditentukan dan baru akan disampaikan ke DPP bersama bakal calon wakil Suharsono yang lainnya. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya keputusan DPP untuk memilih yang paling menguntungkan tingkat keterpilihannya.

Sementara itu Totok Sudarto menyatakan siap maju sebagai wakil bupati, "Bismillah saya akan berjuang bersama warga Bantul seandainya dipertimbangkan sebagai calon bupati," kata dia, seusai menyerahkan formulir pendaftatan di Golkar. Namun demikian wakil ketua Dewan Pimpinan Daerah Muhammadiyah ini mengaku tidak tahu akan mewakili siapa dalam pilkada nanti seandainya terpilih.