PILKADA BANTUL: Poros Tengah Diklaim Semakin Solid

ilustrasi. - dok
24 Februari 2020 17:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bantul memastikan mengikuti jejak Partai Amanat Nasional (PAN) Bantul untuk bergabung dalam poros tengah dalam Pilkada Bantul tahun ini. Bahkan poros tengah itu diklaim sudah solid dan akan dideklarasikan.

Ketua DPC PPP Bantul, Hasyim Turmudzi mengatakan selama ini partainya tidak dianggap oleh partai besar maupun bakal calonnya, sehingga pihaknya merasa perlu bersikap menentukan arah dukungan dalam pilkada tahun ini.

Arah dukungan itu adalah poros tengah. Untuk itu, partainya sudah intens berkomunikasi dengan sejumlah partai politik.

Hasyim mengklaim poros tengah sudah hampir terwujud, hanya tinggal menentukan bakal calon bupati dan wakil bupatinya. “Hampir terwujud dan harus terwujud, harus menang,” ucap Hasyim, Senin (24/2/2020).

Sebaliknya, Partai Keadilan Sejahtera yang semula juga mewacanakan pembentukan poros tengah, hingga kini justru belum mengambil sikap jelas.

Ketua Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) PKS Bantul Arif Haryanto memastikan partainya belum memutuskan arah dukungan dalam pilkada tahun ini. Dia mengaku masih menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik termasuk dengan dua bakal calon bupati, Suharsono dan Abdul Halim Muslih.

Sampai saat ini, kata dia, PKS masih mengajukan kader untuk mendampingi salah satu bakal calon. Akan tetapi sejauh ini berdasarkan informasi yang dia peroleh di media massa, Suharsono sudah menentukan nama bakal calon pendampingnya meski belum ada deklarasi, sedangkan Abdul Halim Muslih juga sudah dipastikan bersama Joko Purnomo.

“Kami masih lihat perkembangan selanjutnya. Belum bisa memberi gambaran mana yang akan dipiih. Tapi kalau komunikasi paling intens dengan poros tiga. Pak Amir [Ketua DPD PKS Amir Syarifuddin] ditemui Ardi [Ketua PAN Bantul Mahmud Ardi Widanto],” ujar Arif.