Ubur-Ubur Menghilang dari Pantai Gunungkidul, Wisatawan Tetap Waspada
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron memastikan ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan pantai, tapi pengunjung diminta waspada potensi laka laut.
Ilustrasi rabies
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul meminta masyarakat tak menyepelekan kasus gigitan anjing. Pasalnya, hewan ini bisa menjadi penyebab penyakit rabies.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Gunungkidul, Sumitro, mengatakan secara kasus penyebaran penyakit rabies di Bumi Handayani hingga saat ini belum ada. Kawasan Gunungkidul masuk wilayah bebas penyebaran penyakit tersebut.
Meski demikian, Sumitro meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penyebaran yang disebabkan gigitan hewan seperti anjing. “Kewaspadaan sangat penting untuk menghindari penyakit ini. Terlebih rabies akibatnya bisa fatal karena bisa berujung kematian kepada yang terjangkit,” katanya kepada wartawan, Senin (24/2/2020).
Untuk gigitan anjing, Sumitro mengaku hampir setiap tahun ada kasus. Sebagai contoh di 2019 lalu dilaporkan ada lima orang warga yang digigit anjing. Meski demikian, ia memastikan kelima warga tidak sampai tertular rabies karena hewan yang menggigit negatif dari penyakit tersebut. “Untuk antisipasi setelah digigit korban langsung diberikan vaksin antirabies,” katanya.
Meski di Gunungkidul terbebas dari rabies, masyarakat diminta tidak menyepelekan kasus gigitan anjing. Ia meminta apabila ada kasus gigitan segera melaporkan ke petugas kesehatan terdekat untuk diberikan tindakan medis pencegahan.
Untuk pemberian vaksin antirabies dipusatkan di dua lokasi yakni di RSUD Wonosari dan Puskesmas Semanu I. “Vaksin adalah upaya agar warga terhindar dari penyakit rabies. Sebab, apabila sudah terjangkit tidak bisa disembuhkan. Jadi bohong kalau ada orang yang mengaku pernah mengidap rabies karena memang tidak ada obatnya,” kata mantan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Gunungkidul ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron memastikan ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan pantai, tapi pengunjung diminta waspada potensi laka laut.
AS mengusulkan Ban Artificial Superintelligence Act yang melarang pengembangan AI superinteligensi dan mengancam pelanggar dengan penjara hingga 20 tahun.
Timnas Voli Putri Indonesia menghadapi Nepal di Asian Games 2026, Kamis 17 September. Simak jadwal dan siaran langsung TVRI pukul 17.20 WIB.
Prakiraan Cuaca Jogja Kamis 17 September 2026, Suhu Capai 33 Derajat
Atletico Madrid menghajar Osasuna 4-0 dalam lanjutan Liga Spanyol. Jonathan David, Lee Kang-in, Le Normand, dan Alex Baena mencetak gol.
100 difabel dari lima kabupaten/kota di DIY belajar membatik dengan pendampingan sebulan untuk membuka peluang berkarya dan mandiri.