Objek Wisata Masih Ditutup, Pintu Masuk Dijaga

Pantai Timang - JIBI
07 April 2020 21:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul menghentikan seluruh aktivitas pariwisata di Bumi Handayani sejak 24 Maret hingga batas waktu yang belum ditentukan. Namun, di tengah pandemi Corona, Dispar tetap mengantisipasi masuknya wisatawan ke sejumlah objek wisata dengan menempatkan petugas jaga di pintu masuk.

Sekretaris Dispar Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono, mengungkapkan penempatan petugas dari Dispar merupakan bentuk antisipasi adanya wisatawan yang nekat berkunjung di tengah imbauan pemerintah untuk sosial distancing untuk menekan penyebaran Corona. "Petugas dari Dinas Pariwisata berjaga selama 24 jam di sejumlah pintu gerbang retribusi objek wisata," kata Hary saat ditemui Harian Jogja, Selasa (7/4/2020).

Selain melarang masuk, wisatawan diberikan imbauan agar tidak melakukan perjalanan wisata ke sejumlah objek wisata di Gunungkidul untuk sementara waktu. Ia memastikan seluruh objek wisata di Gunungkidul ditutup sementara. "Petugas memberikan imbauan, informasi dan pengawasan agar tidak ada wisatawan yang berkunjung selama pandemi Corona," kata Hary.

Secara khusus petugas dari Dinas Pariwisata berjaga dan mengawasi objek wisata pantai, sedangkan di sejumlah kawasan desa wisata diawasi oleh kelompok sadar wisata (pokdarwis) di masing-masing wilayah.

Pengurus Pokdarwis Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Heru Purwanto, mengungkapkan selama masa pandemi Corona pengelola tetap menjaga dan mengawasi objek wisata, baik penjagaan dari tindak kriminal maupun memberikan informasi dan imbauan kepada wisatawan untuk tidak berkunjung. "Penjagaan kami lakukan selama 24 jam dengan sistem bergiliran," katanya.