Belanja 5.000 RDT, Dinkes Sleman Baru Terima 1.800 RDT

Ilustrasi. - Ist/Freepik
21 April 2020 06:07 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman menganggarkan dana sekitar Rp1,4 miliar untuk pengadaan 5.000 paket rapid diagnostic test (RDT). Dari jumlah tersebut, Dinkes baru menerima 1.800 RDT.

Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan jika Pemkab sudah mengadakan pembelian RDT. RDT yang dibeli menggunakan dana APBD tersebut difokuskan untuk memeriksa warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

"RDT yang kami beli kami prioritaskan untuk ODP, khususnya yang datang dari daerah terjangkit. Dari 5.000 RDT yang kami pesan sampai saat ini baru 1.800 yang kami terima," jelasnya, Senin (20/4/2020).

Pengadaan RDT tersebut dilakukan setelah melihat jumlah RDT yang diterima dari Dinkes DIY pada Maret lalu hampir habis. Dinkes Sleman saat itu hanya menerima 1.060 paket RDT. Dari 1.060 paket RDT yang diterima, Dinkes Sleman sudah digunakan untuk 480 orang atau 960 paket RDT.

"Kontak tracing pasien positif Covid-19 sebanyak 480 orang. [Satu orang diperiksa dua kali RDT]," katanya.

Joko menjelaskan, kebutuhan RDT untuk Sleman sudah ditentukan sesuai rumus yang ditetapkan Kemenkes. Rumusnya, 10 kali pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat saat itu dan bukan jumlah kumulatif PDP.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Sleman per Senin (20/4) mencatat total jumlah PDP di Sleman sebanyak 268 kasus atau naik 12 kasus dari sebelumnya 256 kasus. Adapun jumlah ODP di Sleman hingga kini tercatat 1.224 kasus atau naik dua kasus dari sebelumnya 1.222 kasus.

Kemudian, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sleman tercatat 37 kasus dengan empat kasus meninggal, 14 kasus sembuh dan 19 kasus saat ini masih dirawat di rumah-rumah sakit rujukan.