Advertisement
Stok Darah di Bantul Kini Tak Lagi Kritis
Ilustrasi donor darah. - Istimewa/Polda DIY
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Sejak kosong pada akhir Maret, stok darah di Bantul kini berangsur aman. Bahkan jumlahnya diklaim aman selama bulan Ramadan. Palang Merah Indonesia (PMI) Bantul mengimbau masyarakat terutama pasien yang butuh darah agar menyediakan donor pengganti aktif.
Koordinator Pelestarian dan Pencairan Donor Darah Sukarela [P2D2S] PMI Bantul, Subandi mengatakan sejak Bantul menetapkan status tanggap darurat Covid-19, jumlah pendonor darah harian menurun drastis. PMI Bantul juga terpaksa membatalkan jadwal mobil donor keliling. Akibatnya, stok darah pun merosot dan bisa dikatakan saat itu kondisinya cukup darurat.
Advertisement
“Kami pun segera mencari bantuan agar kebutuhan darah di daerah bisa terpenuhi. menggelar dua kali donor darah massal di markas PMI,” ucap Subandi kepada Harianjogja.com, Senin (27/4/2020).
Sejumlah kegiatan donor darah lantas digelar PMI Bantul dengan mengajak beberapa pihak. Di antaranya adalah Kodim Bantul dan Polres Bantul, yakni pada 15-19 April lalu.
BACA JUGA
Hasil donor darah itu, kata Subandi, ternyata mampu menambal kebutuhan darah. Hingga Senin siang, stok darah Bantul lebih baik dari akhir Maret lalu. Untuk plasma darah (FFP) golongan A 18 kantong; golongan B 10 kantong, O 13 kantong, dan AB 12 kantong.
Untuk sel darah merah (PRC) golongan A 21 kantong; golongan B 10 kantong; golongan O 44 kantong; dan golongan AB 14 kantong. Sedangkan jumlah trombosit dari semua golongan darah sama seperti akhir Maret, masih kosong.
Subandi memprediksi saat Ramadan stok darah juga masih mencukupi, meski jumlah pendonor dipastikan turun karena puasa. Untuk memastikan stok tetap terjaga, dia menyarankan kepada masyarakat atau pasien yang butuh stok darah agar menyediakan donor pengganti. “Semua pasien yang membutuhkan (darah) wajib membawa donor pengganti,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Putusan MK Perkuat KKI dan Kolegium, Kemenkes Beri Dukungan Penuh
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Sleman Bangun Fasilitas Panjat Tebing Standar Internasional di Ngaglik
- Kawasan Industri Sentolo Dilirik Perusahaan Farmasi dan Kosmetik
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo dan Sebaliknya Sabtu 31 Januari 2026
- Layanan SIM Keliling Alun-Alun Kidul Jogja Sabtu 30 Januari 2026 Libur
- SIM Keliling Sleman Buka Sabtu Malam 31 Januari 2026, Ini Tempatnya
Advertisement
Advertisement



