Pamit Beri Makan Ayam, Pria di Nanggulan Ditemukan Meninggal Dalam Sumur

Tim gabungan PMI, BPBD dan SAR relawan lainnya berusaha mengevakuasi tubuh Sugimin yang tewas dalam sumur pada Jumat (1/5/2020) di Kapanewon Nanggulan. - Istimewa/Palang Merah Indonesia Kulonprogo
01 Mei 2020 21:17 WIB Catur Dwi Janati Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Seorang pria ditemukan tak bernyawa dalam sebuah sumur. Tim gabungan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kulonprogo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, (BPBD) Kulonprogo, SAR dan relawan lainnya bekerjasama lakukan evakuasi.

Dugaan sementara pria tersebut nekat memasukkan dirinya ke dalam sumur untuk mengakhiri hidupnya. Kapolsek Nanggulan, Komisaris Polisi Sudarsono membenarkan adanya warga yang mengakhiri hidupnya dengan cara menenggelamkan dirinya sendiri ke dalam sumur.

Diketahui pria tersebut bernama Sugimin usia 49 tahun warga Pedukuhan Kemukus, Kalurahan Tanjungharjo, Kapanewon Nanggulan, ditemukan tewas di sebuah sumur pada Jumat (1/5/2020).

Anak korban, Indarto mengatakan, tidak tahu menahu atas tindakan yang dilakukan ayahnya. Sugimin hanya berpamitan sekitar pukul 05.00 WIB hendak memberi makan ayam di belakang rumah. Namun hingga siang, Sugimin tak kunjung pulang.

Karena tak kunjung balik, Indarto mencari ayahnya di seputaran kandang ayam, namun pencariannya berbuntut nihil. Indarto pun meminta bantuan tetangga untuk turut mencari Sugimin. Akhirnya sekitar pukul 07.30 WIB ada satu keluarga melihat sandal Sugimin didekat sumur.

"Pakai alat seadanya coba dicari didalam sumur, ternyata benar korban ada di dalam sumur, selanjutnya kejadian ini dilaporkan kepada pihak yang berwenang," ucapnya.

Salah satu anggota regu evakuasi, Dicky Setiawan menjelaskan butuh waktu sekitar 30 menit penyiapan alat dan 30 menit proses evakuasi. Dicky mengatakan salah satu kendala dalam evakuasi adalah kecilnya bibir sumur. Berbekal alat vertical rescue dan tali untuk mengangkat korban, tim gabungan berhasil menaikkan jasad korban dari dalam sumur.

"Kondisi korban meninggal dunia, henti napas dan henti nadi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka," jelas Dicky.