Advertisement
Zakat Profesi PNS Disalurkan untuk Siswa Yatim Piatu
Salah satu warga (dua dari kanan) menerima bantuan zakat profesi MTs Negeri 5 Gunungkidul, belum lama ini - Ist/MTs Negeri 5 Gunungkidul.
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Menjelang Idulfitri 1441 H, berbagai kalangan dan instansi mulai menyalurkan zakat profesi secara mandiri, seperti yang dilakukan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan MTs Negeri 5 Gunungkidul. Zakat profesi yang dikumpulkan disalurkan untuk siswa yatim piatu dan warga kurang mampu.
Kepala MTs Negeri 5 Gunungkidul, Dedy Mustajab, mengungkapkan zakat profesi sebelumnya telah dikumpulkan melalui pengurus zakat madrasah. Kemudian, zakat profesi yang dikumpulkan Februari hingga April 2020 disalurkan kepada mereka yang berhak dan membutuhkan.
Advertisement
"Ada 22 keluarga yang kami bantu dari dana zakat pegawai ini. Selain itu, zakat profesi juga diperuntukkan bagi masyarakat sekitar dan keluarga besar madrasah yang membutuhkan bantuan," kata Dedy, Minggu (10/5/2020).
Dedy menuturkan zakat profesi yang disalurkan secara tepat sasaran diharapkan dapat membantu masyarakat yang berhak menerima guna meringankan beban hidup di masa pandemi Covid-19, khususnya di Gunungkidul.
Dedy juga memastikan pengumpulan para penerima hingga penyaluran zakat profesi dilakukan sesuai protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Covid-19, mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak. "Dengan semangat berbagi dalam suasana Ramadan ini semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan untuk semua," ujar Dedy.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul, Arif Gunadi, mengapresiasi kesadaran masyarakat dan lembaga pendidikan di bawah pembinaan Kemenag yang telah menunjukkan kesadaran beragama dengan baik dan benar, seperti mengumpulkan dan menyalurkam zakat profesi.
Menurut Arif, zakat merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap pemeluk agama Islam yang telah memiliki harta yang cukup nisab dan sampai haulnya. "Apa yang telah dilakukan itu merupakan wujud dari keberhasilan membangun kesadaran beragama," ujarnya.
Ia berharap apa yang telah dilakukan tersebut bisa menginspirasi bagi satuan pendidikan lainnya. Arif mengungkapkan penyaluran zakat secara mandiri dibawah bimbingan Kemenag Gunungkidul telah dilakukan selama tiga tahun terakhir. "Penyaluran seperti ini ternyata besar manfaatnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement









