Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Warga dan polisi berlarian menghindari gelombang tinggi air laut memasuki batas tanaman cemara udang id Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul, Kamis (28/05/2020)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Gelombang tinggi yang terjadi tiga hari terakhir mengakibatkan kerusakan sejumlah bangunan di sekitar pantai. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, beberapa bangunan yang kena gelombang berada terlalu dekat dengan bibir pantai.
Kepala BPBD DIY, Biwara Yuswantana, menuturkan beberapa bangunan yang diterjang gelombang meliputi gazebo, kamar mandi, warung makan, tanggul jembatan dan talud. “Beberapa ada yang letaknya cuma 10 meter dari bibir pantai, kalau secara regulasi tidak memenuhi syarat,” ujarnya, Jumat (29/5/2020).
Ia mengatakan bangunan di wilayah pantai semestinya berjarak minimal 100 meter dari bibir pantai. Peraturan ini, kata dia, bertujuan untuk menghindarkan bangunan di sekitar pantai dari sapuan ombak saat terjadi gelombang tinggi seperti saat ini.
BPBD DIY sebenarnya sudah berencana menata bangunan di sekitar pantai. Namun karena pandemi Covid-19, sejumlah kegiatan yang tidak berhubungan langsung dengan penanganan Covid-19 ditunda, termasuk penataan pantai.
Penataan, kata dia, telah dimulai pada tahun lalu secara bertahap, salah satunya di Pantai Baron, Gunungkidul. “Penataan menggunakan Dana Keistimewaan. Secara bertahap, kalau lahannya sudah siap dibangun warung, parkiran dan sebagainya,” ungkapnya.
Sejumlah pantai yang terdampak gelombang tinggi meliputi Sundak, Somedang, Sepanjang, Watulawang, Indrayani, Sadranan, Sili, Krakal, Baron, dan Ngandong di Gunungkidul; Samas di Bantul; Glagah dan Bugel di Kulonprogo.
Gazebo rusak cukup banyak di Sadranan, yakni sebanyak 63 rusak berat dan 14 rusak ringan. Di Mbugel, tanggul jembatan laguna jebol, lapak pedagang rusak dan area parkir dipenuhi sampah dengan kerugian diperkirakan Rp150 juta. “Total tafsiran kerugian di semua pantai terdampak belum dilaporkan,” kata dia.
Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Jogja, Reni Kraningtyas, mengatakan gelombang tinggi terjadi pada Selasa hingga Minggu (26-31/5/2020), dengan ketinggian 2,5-5,0 meter. “Saat ini sudah mulai berangsur-angsur menurun,” ujarnya.
Gelombang tinggi disebabkan perbedaan tekanan udara signifikan di dua pusat tekanan udara tinggi di Samudera Hindia dan perairan sebelah barat Sumatera yang mengakibatkan peningkatan kecepatan angin antara 39-61 km/jam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.