Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Petugas Dinas Kesehatan Kota Jogja meneliti sampel darah para pedagang dalam tes cepat atau Rapid Diagnostic Test (RDT) Covid-19 di Pasar Beringharjo, Jogja, Rabu (03/06/2020). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, WONOSARI–Sedikitnya empat kapanewon atau kecamatan di Gunungkidul masuk dalam zona hijau corona. Keempat wilayah ini meliputi Kapanewon Gedangsari, Tepus, Rongkop dan Girisubo. Meski demikian, data ini sewaktu-waktu bisa berubah karena akan dievaluasi setiap dua pekan sekali.
Kepala Bidang Penyebaran dan Pengendalain Penyakit, Dinas Kesehatan Gunungkidul Sumitro mengatakan, hingga saat ini di Gunungkidul tidak ada yang berstatus zona merah corona. Hal ini tidak lepas dari hasil kajian epidemiologi tentang indikator kesehatan masyarakat menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19. Menurut dia, untuk tingkat kerentanan tertinggi masih di zona oranye. Yaitu, berada di tiga kapanewon meliputi Wonosari, Karangmojo dan Playen.
BACA JUGA : 102 Kabupaten/Kota Masuk Zona Hijau Covid-19!
“Untuk lainnya seperti Gedangsari, Tepus, Rongkop dan Girisubo masuk zona hijau. Sedangkan 11 kapanewon lainnya masuk ke zona kuning,” kata Sumitro, Minggu (5/7/2020).
Dia menjelaskan, penilaian zona kawasan di kapanewon ini mengacu pada 14 indikator yang meliputi kasus positif corona, pasien sembuh hingga ketersediaan layanan kesehatan. Meski demikian, dari 14 indikator ini secara umum terbagi menjadi tiga, yakni epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat hingga pelayanan kesehatan.
Menurut Sumitro, penetapan zonasi ini juga bisa berubah-ubah setiap waktu karena akan ada evaluasi setiap dua minggu sekali. Rencananya evaluasi berikutnya dilaksanakan pada Rabu (8/7/2020) mendatang.
BACA JUGA : Ini Satu-Satunya Daerah di Jatim yang Termasuk Zona Hijau
“Petanya dinamis karena penetapan zonasi sangat bergantung hasil kajian di lapangan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Makam mertua Djaduk Ferianto di Kuncen Lama dirusak. Ahli waris menyoroti biaya perawatan, Pemkot Jogja berencana menata pengelolaannya.
Gelombang pasang menerjang Pantai Pandansimo, Bantul, membuat tiga rumah rusak berat. Warga diminta waspada gelombang tinggi.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan jalan tol harus membuka akses ke pusat ekonomi untuk mendorong investasi dan pertumbuhan.
Pemkab Gunungkidul merehabilitasi tiga pasar tradisional pada 2026. Perbaikan Pasar Wotgaleh, Karangijo, dan Ngrancah terkendala anggaran.
Donald Trump kembali mengancam Iran dengan operasi militer jika diplomasi nuklir gagal. Simak 4 ancaman terbaru Trump dan dampaknya bagi Selat Hormuz.