Tertular Saudara, Satu Keluarga di Kulonprogo Terinfeksi Corona

Ilustrasi - Freepik
15 Juli 2020 18:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Jumlah penderita Covid-19 di Kulonprogo terus bertambah. Pada Rabu (15/7/2020), tiga kasus baru muncul, berasal dari satu keluarga.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan tiga kasus baru itu diidentifikasi dalam penomoran Pemkab Kulonprogo sebagai KP-22, perempuan berusia 32 tahun; KP-23, anak laki-laki berusia satu tahun; dan KP-24, laki-laki usia, 26.

BACA JUGA: Ratusan Ribu Penduduk Gunungkidul Sudah Terdampak Kekeringan, BPBD Tetapkan Status Siaga Darurat

Mereka, kata Baning berasal dari Kapanewon Lendah. Ketiganya masih memiliki hubungan keluarga dan diketahui tinggal satu rumah. Pada Senin (14/7/2020) ketiga pasien ini menunjukkan gejala Covid-19, kemudian dilakukan tes PCR dan hasilnya positif. "Kini sedang menjalani perawatan di RSUD Wates," ujar Baning kepada awak media, Rabu sore.

Baning mengatakan tiga kasus baru ini diketahui berdasarkan hasil tracing terhadap KP-19, laki-laki berusia 59 tahun. KP-19 kata Baning juga memiliki hubungan saudara dengan tiga pasien baru tersebut. "Mereka [KP-19 dan tiga kasus baru] tinggal serumah," ucapnya.

BACA JUGA: Pemda Pastikan Siswa di DIY Bakal Kembali Belajar di Sekolah, Tapi Beda dari Sebelumnya

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo juga telah melakukan tracing terhadap KP-21, perempuan, 47, asal Kapanewon Pengasih. Hasilnya ditemukan 21 kontak erat. Seluruh kontak erat itu, sudah melakukan rapid test dengan hasil non reaktif.

Pada Rabu, gugus tugas juga telah melakukan rapid test terhadap empat kontak erat lainnya, tapi hasilnya belum keluar.  Sementara, tempat-tempat yang kemungkinan pernah kontak dengan pasien KP-21 seperti lingkungan rumah dan tempat kerja sudah dilakukan penyemprotan disinfektan.

Dengan adanya tambahan tiga kasus baru, jumlah total penderita Covid-19 di Kulonprogo sebanyak 24 kasus, dengan rincian 14 sembuh dan 10 sisanya masih dirawat di RSUD Wates dan juga ada yang di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul.

BACA JUGA: Polisi di Jogja Jadi Viral Setelah Gunakan Selang Bantu Pemotor yang Kehabisan BBM, Ini Videonya

Pasien dalam pengawasan (PDP) yang tercatat hingga 15 Juli 2020 sebanyak 105 orang dengan dua orang masih menjalani perawatan. Adapun total orang dalam pemantauan (ODP) hingga saat ini sebanyak 1.880 dan yang masih dalam pemantauan ada 45 orang.

Dengan terus bertambahnya penderita Covid-19 di Kulonprogo, Baning mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan yaitu selalu menjaga jarak minimal satu meter, menggunakan masker dan sesering mungkin melakukan cuci tangan pakai sabun di air mengalir. Masyarakat juga perlu meningkatkan pengawasan kepada pendatang dari zona merah penyebaran Covid-19.

“Pastikan mereka melakukan karantina ketat selama 14 hari atau melakukan tes secara mandiri,” kata dia.