Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Dua orang sedang memancing di Embung Plumpit, Kalurahan Sumberejo, Semin. Memasuki musim kemarau, debit air di embung ini menyusut karena banyak disedot untuk pemeliharan tanaman di wilayah sekitar. Rabu (21/7/2020). Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - BPBD Gunungkidul mulai menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan. Untuk tahap awal bantuan menyasar delapan dusun di wilayah Kapanewon Semanu dan Rongkop.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, pihaknya mulai menyalurkan bantuan air ke masyarakat. Data sementara warga terdampak kekeringan di Gunungkidul sebanyak 101.181 jiwa tersebar di enam kapanewon meliputi Semanu, Rongkop, Tepus, Girisubo, Saptosari dan Paliyan. “Kemungkinan masih bisa bertambah pada saat memasuki puncak kemarau,” katanya kepada wartawan, Selasa (21/7/2020).
Dia menjelaskan, bantuan air bersih tidak hanya dilakukan BPBD, karena ada sepuluh kapanewon yang memiliki anggaran droping sendiri. Sedangkan delapan kapanewon lainnya tidak mengalokasikan sehingga saat ada krisis air akan dibantu dari BPBD. “Makanya kita lakukan pemetaan dengan harapan penyaluran tidak tumpang tindih sehingga tepat sasaran,” kataanya.
Edy menuturkan, untuk tahap awal penyaluran dari BPBD dilaksanakan di sembilan titik dengan pengiriman air bersih sebanyak empat tangki di setiap dusunnya. Adapun lokasi yang diberikan bantuan meliputi Dusun Piyuyon dan Banyumanik di Kalurahan Pacarejo; Dusun Ngalangombo dan Sendang di Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu. Sedangkan di Kapanewon Rongkop meliputi Dusun Kerdonmiri, Tirisan dan Karangwuni, Kalurahan Karangwuni; Dusun Kemesu dan Karangwetan di Kalurahan Semugih.se
“Bantuan akan terus kami berikan. Namun dengan syarat harus ada permintaan resmi yang masuk ke BPBD,” katanya.
Untuk droping air bersih, tahun ini BPBD mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp700 juta. BPBD juga sudah menetapkan status siaga darurat kekeringan sebagai upaya kesiapan menghadapi bencana kekeringan di musim kemarau, sejak akhir Mei lalu. “Kalau semakin parah dan warga terdampak terus bertambah, statusnya bisa ditingkatkan menjadi darurat. Pada saat status darurat, maka BPBD bisa mengakses dana belanja tak terduga yang disediakan Pemkab Gunungkidul,” katanya.
Lurah Pacarejo, Semanu, Suhadi mengatakan, di wilayahnya ada dua dusun yang sering kekurangan air bersih saat kemarau, yakni di Banyumanik dan Piyuyon. Di wilayah ini sebenarnya sudah terdapat jaringan instalasi PDAM, namun alirannya kurang lancar. “Sudah kami sampaikan keluhan masyarakat, tapi hingga sekarang belum kondisinya masih tetap sama,” katanya.
Menurut Suhadi, upaya mencari sumber air juga telah dilakukan dengan memanfaatkan teknologi geolistrik. Namun setelah pengecekan dan pengeboran sedalam 160 meter, air yang diinginkan tidak kunjung keluar.
Upaya penyaluran air bersih juga sudah dilakukan oleh Kapanewon Tepus sejak akhir Juni lalu. Jawatan Sosial, Kapanewon Tepus, Joko Santoso mengatakan, untuk droping telah mengalokasikan anggaran Rp106 juta. Adapun penyaluran bantuan sudah dilaksanakan di Kalurahan Purwodadi, Tepus dan Sidoharjo. “Sudah berjalan dan target kami di akhir Juli bisa menyalurkan air sebanyak 213 tangki,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Rodri resmi pindah ke Barcelona setelah tujuh tahun bersama Man City. Meski pergi, dia memastikan hatinya tetap untuk The Citizens.
BMKG memprakirakan Jogja berawan tebal hari ini, Rabu 19 Agustus 2026. Sejumlah wilayah Indonesia berpotensi hujan sedang hingga lebat
Sidang praperadilan eks Jampidsus Febrie Adriansyah mempersoalkan penetapan tersangka, penggeledahan, penyitaan hingga sprindik
Donald Trump membuka peluang bertemu kembali dengan Kim Jong Un pada November 2026 saat kunjungan ke Asia.
Dokter menjelaskan miom dan kista tertentu dapat ditangani dengan operasi tanpa mengangkat rahim melalui teknik bedah minimal invasif.