46 Persen Perpustakaan Kalurahan Bantul Mati Suri, Ini Arahan Bupati
Sebanyak 46 persen perpustakaan kalurahan di Bantul dinyatakan tidak aktif. Bupati Halim instruksikan lima langkah strategis penguatan literasi desa.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Partai Demokrat Bantul memastikan belum memutuskan dukungan terhadap pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul dalam pilkada 9 Desember mendatang. Partai berlambang berlambang mercy ini sempat disebut-sebut mendukung Suharsono dan Totok Sudarto.
Kabar tersebut ditepis oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Bantul, Nur Rakhmat Julu Purwanto. Ia mengatakan partainya sampai saat ini masih menjalin komunikasi dengan dua pasangan bakal calon, baik Suharsono-Totok maupun Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo.
"Kami jaga keseimbangan selain ke pak Suharsono kami juga intens komunikasi dengan pak Halim dan pak Joko," kata Nur Rakhmat, saat dihubungi Senin (27/7/2020).
BACA JUGA : Sudah Bisa Dipastikan, Suharsono Vs Halim Bakal Bertarung
Ia menyatakan Demokrat baru akan menentukan pilihan dukungan pada awal Agustus mendatang. Lebih lanjut Nur Rakhmat menyampaikan partainya belum memutuskan dukungan karena masih menjaga komitmen poros tengah yang masih berlangsung sampai akhir Juli. Menurut dia, komitmen itu dibangun oleh Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Saat disinggung soal PPP yang sudah mendeklarasikan diri mendukung Suharsono-Totok, beberapa waktu lalu, Nur Rakhmat tidak ingin menanggapi. Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul ini masih meyakini poros tengah bakal terbentuk meski peluangnya kecil.
Menurut dia dalam politik itu tidak ada yang tidak mungkin. Segala kemungkinan masih terjadi sebelum ada pendaftaran bakal calon di Komisi Pemilihan Umum (KPU), "Politik itu tidak bisa diartikan satu tambah satu sama dengan dua," ucap dia.
BACA JUGA : Beradu di Pilkada Bantul Suharsono dan Halim Langsung
Bakal Calon Bupati Bantul Suharsono mengaku koalisi partai yang mengusung dirinya bersama Totok Sudarto tinggal menunggu waktu deklarasi yang direncanakan pada pertengahan Agustus mendatang. Ia mengklaim sebelum deklarasi ini partai koalisi terus bertambah. Setelah Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Golkar, dan PPP, kini bertambah lagi yakni Partai Bulan Bintang (PBB).
"Tinggal pekan depan PAN dan Demokrat. Yang sudah pasti dan jelas Demokrat [merapat] tinggal satu lagi nanti PAN," kata dia. Suharsono menyatakan masih terus menjalin komunikasi dengan PAN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 46 persen perpustakaan kalurahan di Bantul dinyatakan tidak aktif. Bupati Halim instruksikan lima langkah strategis penguatan literasi desa.
Reaktivasi Bandara Adisutjipto diyakini dongkrak wisata, UMKM, dan ekonomi Sleman. Ini dampak dan strateginya.
Pemkot Jogja memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 dengan menggelar kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di Balai Kota Jogja, Selasa (2/6)
Cara cek PIP 2026 secara online pakai NISN dan NIK, lengkap syarat penerima dan besaran bantuan terbaru.
Ratusan driver Gojek di Jogja gelar aksi solidaritas kawal sidang Nadiem Makarim. Mereka menuntut transparansi dan keadilan bagi sang pendiri Gojek.
DPUPRKP) Gunungkidul akan melanjutkan proyek normalisasi luweng yang mulai dilaksanakan di 2025. Di tahun ini, normalisasi akan menyasar Luweng Gabluk Ponjong.