Dukung Suharsono atau Halim? Ini Jawaban Partai Demokrat Bantul..

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
28 Juli 2020 07:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Partai Demokrat Bantul memastikan belum memutuskan dukungan terhadap pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul dalam pilkada 9 Desember mendatang.  Partai berlambang berlambang mercy ini sempat disebut-sebut mendukung Suharsono dan Totok Sudarto.

Kabar tersebut ditepis oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Bantul,  Nur Rakhmat Julu Purwanto.  Ia mengatakan partainya sampai saat ini masih menjalin komunikasi dengan dua pasangan bakal calon,  baik Suharsono-Totok maupun Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo.

"Kami jaga keseimbangan selain ke pak Suharsono kami juga intens komunikasi dengan pak Halim dan pak Joko," kata Nur Rakhmat,  saat dihubungi Senin (27/7/2020).  

BACA JUGA : Sudah Bisa Dipastikan, Suharsono Vs Halim Bakal Bertarung 

Ia menyatakan Demokrat baru akan menentukan pilihan dukungan pada awal Agustus mendatang. Lebih lanjut Nur Rakhmat menyampaikan partainya belum memutuskan dukungan karena masih menjaga komitmen poros tengah yang masih berlangsung sampai akhir Juli.  Menurut dia,  komitmen itu dibangun oleh Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat,  dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Saat disinggung soal PPP yang sudah mendeklarasikan diri mendukung Suharsono-Totok, beberapa waktu lalu,  Nur Rakhmat tidak ingin menanggapi.  Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul ini masih meyakini poros tengah bakal terbentuk meski peluangnya kecil.

Menurut dia dalam politik itu tidak ada yang tidak mungkin. Segala kemungkinan masih terjadi sebelum ada pendaftaran bakal calon di Komisi Pemilihan Umum (KPU), "Politik itu tidak bisa diartikan satu tambah satu sama dengan dua," ucap dia.

BACA JUGA : Beradu di Pilkada Bantul Suharsono dan Halim Langsung 

Bakal Calon Bupati Bantul Suharsono mengaku koalisi partai yang mengusung dirinya bersama Totok Sudarto tinggal menunggu waktu deklarasi yang direncanakan pada pertengahan Agustus mendatang.  Ia mengklaim sebelum deklarasi ini partai koalisi terus bertambah.  Setelah Gerindra,  Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Golkar,  dan PPP,  kini bertambah lagi yakni Partai Bulan Bintang (PBB).

"Tinggal pekan depan PAN dan Demokrat. Yang sudah pasti dan jelas Demokrat [merapat] tinggal satu lagi nanti PAN," kata dia.  Suharsono menyatakan masih terus menjalin komunikasi dengan PAN.