Dampingi Lemhannas RI Kunjungi PLTS, Bupati Klaten Komitmen Kembangkan EBT
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mendorong pengembangan energi baru terbarukan (EBT), mulai dari pemanfaatan energi surya
Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan Beny Sutanto menunjukkan ikan patin hasil budidaya Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan./Ist
Harianjogja.com, BANTUL - Keluarga besar Pondok Pesantren Sunan Kalijaga Gesikan Bantul mengajak masyarakat untuk tetap bersyukur dan produktif saat pandemi Covid-19. Salah satu cara yang sudah dilakukan di ponpes tersebut yakni dengan budidaya ikan.
Menurut Beny Susanto selaku Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan dan A’wan Syuriah PWNU DIY, cara itu lebih bermanfaat daripada hanya berkeluh kesah, galau apalagi mereproduksi hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian melalui media sosial.
"Selain merugikan diri sendiri, orang lain dan berpotensi merusak harmoni sosial, fitnah, hoaks dan ujaran kebencian menyita waktu dan mengganggu kreativitas dan produktifitas yang konstruktif," katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (29/7/2020).
Ia mengatakan, banyak pembelajaran positif dan inspirasi di lingkungan sekitar yang bisa dipelajari dan bisa menjadi model untuk dilakukan. "Orang-orang besar dan bangsa besar lebih mengedapankan pikiran, tindakan yang bersifat pengembangan, kemajuan dan solutif dari pada jebakan permasalahan. Hal ini telah dicontohkan para pemimpin dan pendiri bangsa Indonesia," lanjut Beny.
Di tengah pandemi Covid-19, yang dibutuhkan selain mengikuti memelihara kesehatan, kebersihan, menjaga imunitas dan mengikuti protokol kesehatan adalah berpikir positif dan produktif.
Dalam keterbatasan lahan, sekitar lima tahun terakhir eksperimen budidaya lele, nila, gurami, patin, belut dan sidat bisa dilakukan Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan. "Amat sederhana pada awalnya, tidak boleh ada lahan kosong dan terbengkelai; disertai kesabaran dan ketelatenan budidaya tersebut atas rahmat dan keutamaan Tuhan Yang Maha Esa membuahkan hasil yang menggembirakan," ujarnya.
Beny mengatakan terlalu melimpah berkah dan karunia Tuhan yang diberikan untuk bangsa dan negara ini. Namun hanya karena pemikiran sempit dan pendek menyebabkan banyak nikmat tersebut tertutup. Media sosial, online dan daring yang menjadi produk kemajuan teknologi informasi penuh reproduksi hoaks, fitnah dan ujaran kebencian.
"Pikiran dan tindakan yang lebih untuk merengkuh berkah Tuhan yang lebih besar jadi terhalang. Masihkan akan terus berlangsung?" tanyanya.
Secara sederhana pengalaman kecil Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan dalam budidaya ikan terbukti menghasilkan. Apalagi dalam pandemi covid-19, lingkungan sekitar bisa menjadi lebih produktif dan beraneka ragam. Bercocok tanam, budidaya ikan, berternak, bertani, merupakan aktivitas produksi yang banyak ditinggal generasi milineal.
"Rawatlah alam sekitar, maka akan mencukupimu," tutup Beny.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mendorong pengembangan energi baru terbarukan (EBT), mulai dari pemanfaatan energi surya
iPhone 18 Pro, Pro Max, dan Duo sama-sama memakai A20 Pro. Cek perbedaan layar, kamera, baterai, dan harga ketiganya.
Andika Mahesa meminta publik tenang setelah Dodhy mengumumkan Kangen Band bubar. Ia akan menemui seluruh personel di Jakarta.
Pameran Nasirun digelar di Galeri Nasional Indonesia hingga 11 Oktober 2026, sekaligus menjadi pameran terakhir sebelum revitalisasi.
Australia merebut gelar putra dan putri AVC Beach Volleyball 2026 di Shangluo serta mengamankan dua kuota Olimpiade LA28.
Mario Aji gagal ke Q2 dan dipastikan start posisi 22 di Moto2 San Marino 2026. Senna Agius tercepat di Q2 dengan 1 menit 33,718 detik.