Gara-Gara Corona, Jumlah Hewan Kurban di Bantul Menurun hingga 1.378 Ekor

Petugas membacakan nama orang yang berkurban sebelum penyembelihan di Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan, Jogja, Jumat (31/7/2020). Pemerintah Kota Jogja menghimbau panitia kurban di Jogja untuk melakukan pemotongan di RPH deni mencegah kerumunan massa sebagai bagian dari protokol kesehatan pencegahan Covid-19. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi.
02 Agustus 2020 05:57 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Prediksi Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP) Bantul terkait turunnya hewan kurban dalam Iduladha tahun ini menjadi kenyataan. Penurunan tersebut terjadi karena masa pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan DPPKP Bantul, mengatakan jumlah hewan kurban menurun jika di banding tahun lalu. Dari hasil rekapnya total hewan kurban tahun ini sebanyak 18.818 ekor yang terdiri dari sapi 6.058 ekor, kambing 5.437 ekor, domba 7.323 ekor .

BACA JUGA : Ratusan Hewan Kurban di Sleman Ditemukan Cacing Hati

Sementara tahun lalu jumlah hewan kurban tercatat 20.796 ekor yang terdiri dari sapi 6.434 ekor, kambing 5.514 ekor, dan domba 8.848 ekor. Sehingga ada penurunan sebanyak 1.378 ekor. “Kalau jumlah titik pemotongan kali ini lebih banyak di banding tahun lalu, yakni 2.109 titik. Iduladha tahun lalu hanya 2.071 titik,” kata Joko, Minggu (1/8/2020).

Ia menilai banyaknya titik pemotongan dikarenakan untuk membatasi kerumunan sehingga panitia pemotongan yang biasanya memotong di satu titik bias membaginya lebih dari satu titik agar tetap memenuhi protokol kesehatan Covid-19. Selain itu proses pemotongan juga merata di hari pertama kurban, hari kedua, sampai hari ketiga.

“Tahun lalu itu pemotongan hampir 90 persen selesai di hari pertama kurban. Kalau sekarang merata bahkan sampai Minggu masih ada pemotongan hewan,” ucap Joko.

BACA JUGA : Hewan Kurban yang Sakit Harus Dikarantina 

Lebih lanjut Joko mengatakan penurunan jumlah hewan kurban saat ini dinilai wajar karena dalam suasana pandemi. Banyak perantau dari Bantul yang tidak pulang sehingga tidak melakukan pemotongan hewan di Bantul. Ia menganggap penurunan jumlah hewan kurban juga tidak terlalu signifikan.

Sementara untuk harga hewan kurban masih stabil dari Rp21-23 juta per ekor sapi, domba dan kambing kisaran Rp25-3 juta. “Harga sempat menurun saat pandemic namun naik lagi jelang hari H Iduladha,” katanya.