Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo merilis peta risiko penyebaran Covid-19 di tingkat kapanewon. Berdasarkan peta tersebut, sebanyak empat kapanewon masuk zona oranye atau tingkat penyebaran Covid-19 nya berada di level sedang. Sedangkan sisanya, yakni delapan kapanewon masuk zona hijau, yang artinya dianggap aman dari penyebaran virus tersebut.
"Secara umum untuk tingkat kabupaten, kita masuk zona oranye, sedangkan untuk tingkat kapanewon ada empat kapanewon yang masuk zona oranye yakni Temon, Panjatan, Lendah dan Pengasih. Sedangkan kapanewon yang masuk zona hijau meliputi Samigaluh, Kalibawang, Girimulyo, Kokap, Nanggulan, Sentolo, Galur dan Wates," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati kepada awak media, Minggu (2/8/2020).
Baning menjelaskan penilaian itu berdasarkan tiga indikator yang ditetapkan Gugus Tugas pusat, yakni Epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan. Di dalam tiga kategori itu ada 15 variabel yang menjadi landasan untuk skoring dan penilaian untuk tiap wilayah. Hasil dari skoring itu menentukan empat kriteria.
Pertama wilayah dengan risiko tinggi atau zona merah jika hasil skoringnya antara 0-1,8. Kedua wilayah dengan risiko sedang atau zona oranye dengan hasil skoring 1,81-2,4. Kemudian zona resiko rendah dengan warna kuning itu 2,41 sampai 3. Dan terkahir zona hijau. Suatu wilayah bisa masuk zona hijau bila dalam empat minggu berturut-turut tidak tercatat adanya tambahan kasus dan tingkat kesembuhan pasien positif di wilayah ini mencapai 100%.
Baning menerangkan peta penyebaran ini bersifat sementara, dan selalu dievaluasi setiap dua minggu sekali. Sehingga ada kemungkinan kapanewon yang semula zona kuning bisa naik ke zona merah atau malah turun ke zona hijau. Begitupun sebaliknya dengan kapanewon yang saat ini di zona hijau, ada kemungkinan naik ke zona kuning atau bahkan merah.
Kemungkinan perubahan itu bisa berlangsung dalam waktu singkat maupun lama. Seperti baru-baru ini di Kapanewon Wates yang notabene masuk zona hijau tapi kembali ada tambahan kasus baru. Oleh karena itu, warga Kulonrprogo baik yang tinggal di zona hijau maupun oranye diimbau untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
"Kita tetap harus mematuhi protokol kesehatan karena seperti diketahui kasus Covid-19 di Kulonprogo masih terus muncul. Hingga saat ini tercatat ada 33 kasus positif dengan 10 di antaranya masih dalam perawatan. Sisanya 23 kasus sudah dinyatakan sembuh," ujar Baning.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar dan destinasi wisata favorit, tetapi kini juga menjadi pusat studi banding keselamatan berkendara
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 26 Mei 2026. Simak jam favorit dan tips agar tak kehabisan tiket.
Cek jadwal SIM keliling Jogja 26 Mei 2026 di Condongcatur. Layanan 08.30–13.00 WIB, syarat lengkap perpanjangan SIM.
Prakiraan cuaca Jogja 26 Mei 2026: Sleman berpotensi hujan ringan, wilayah DIY lain berawan dengan suhu 22–31 derajat Celsius.
Skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai bisa menjadi jalan bagi SMK untuk keluar dari ketergantungan anggaran dan mulai membiayai pengembangannya sendiri